Ekbis  

Investor Ritel Tumbuh 30%, Pasar Modal Indonesia Terbaik Se ASEAN

KJ, Jakarta – Meski masih dimasa pandemi Covid-19, namun perkembangan pasar modal Indonesia tahun ini tetap alami pertumbuhan.

Direktur Statistik dan Informasi Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muhammad Touriq mengakui, pasar modal Indonesia tahun ini tetap meningkat, meski ekonomi global dihantam pandemi Covid-19. Bahkan, pasar modal di Indonesia saat ini merupakan pasar modal terbaik di ASEAN.

Indikator tersebut terlihat dari semakin tumbuh nya perusahaan yang melakukan pencatatan sahamnya secara terbuka, di Bursa Efek Indonesia.

“Tahun 2020 ini saja meski masih dimasa pandemi, penerbit efeknya sudah ada 40 perusahaan yang efektif listing di Bursa Efek Indonesia atau BEI. Dan kalau kita bandingkan dengan negara-negara ASEAN, kita paling bagus neh jumlah perusahaan yang menerbitkan saham di pasar modal.”ujarnya di event Capital Market And Summit Expo (CSME) 2020 yang digelar secara virtual, Senin (19/10/20).

Ia menambahkan, dari sisi produk reksadana meskipun fluktuasi namun angkanya tetap tumbuh, baik reksadana konvensional ataupun syariah.

Yang cukup menggembirakan, kata M. Touriq, adalah meningkat nya jumlah investor ritel di Indonesia. Tahun ini saja investor ritel tumbuh 30%, jadi diakhir tahun 2019 saja jumlah investor ritel mencapai 2,7 juta, saat ini sampai akhir September 2020 jumlah nya meningkat menjadi 3,2 juta investor ritel.

“Ini merupakan signal baik untuk pasar modal Indonesia kedepannya, dan CSME 2020 diharapkan juga dapat mendongkrak jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia.”terangnya.

Muhammad Touriq kembali mengatakan, disisi lain pertumbuhan usia produktif disegmen milenial bisa dijadikan peluang untuk meningkatkan pertumbuhan pasar modal kita.

“Yang pasti memang tahun ini pasar modal kita tumbuh, meski ditengah badai pandemi Covid-19.”ungkapnya.(Tris)

Bagikan

Tinggalkan Balasan