Ekbis  

Crown Group: Proyek Airport Rail Link Indikasi Kota Melbourne Layak Huni Di Dunia

KJ, Surabaya – Salah satu pengembang teratas di Australia, Crown Group, memberikan perkembangan terkininya perihal proyek infrastruktur yang akan dijalankan oleh pemerintah negara bagian Victoria.

Proyek airport rail link baru kota Melbourne ini senilai Rp. 80 – 130 triliun yang merupakan proyek patungan antara pemerintah Federal Australia dengan pemerintah Negara Bagian Victoria, dimana masing-masing pihak sudah sepakat untuk menggelontorkan Rp. 50 triliun guna mewujudkan proyek yang sudah tertunda sekian tahun ini.

Seperti diketahui, proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari rencana pemerintah Negara Bagian Victoria dalam usahanya mendorong kembali perekonomian yang sempat melambat akibat pandemi Covid-19

Head of Major Project Sales Crown Group Indonesia, Herman Suwito, mengungkapkan bahwa proyek infrastruktur transportasi dan pendidikan ini akan kembali memperkuat posisi kota Melbourne sebagai sebagai kota paling layak huni di Dunia seperti torehan beberapa tahun terakhir.

“Proyek terbaru ini akan semakin memudahkan masyarakat Melbourne untuk selalu bergerak dan terhubung di masa yang akan datang dengan lebih cepat dan nyaman.”ujarnya dalam siaran pers Crown Group yang diterima redaksi kabarjagad.id, Selasa (01/12/20).

Ia menambahkan, aksesibilitas merupakan faktor penting dalam kriteria sebuah kota metropolitan. Airport Rail Link yang akan dibangun ini menghubungkan lebih dari 30 stasiun kereta termasuk Footscray, State Library, Town Hall, Anzac, Geelong hingga Traralgon.

Sehingga parTraralgon, kata Herman Suwito, nantinya hanya menggunakan satu direct trip menuju bandara tanpa harus berganti kereta.

“Jelas salah satu kawasan pemukiman yang paling terdampak positif secara signifikan adalah Southbank. Kenapa, karena selain telah memiliki rel trem yang menghubungkan Southbank dengan Kawasan CBD dengan lebih cepat, stasiun kereta Anzac nantinya hanya berjarak sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari lokasi proyek terbaru Crown Group di Southbank”tutur Herman Suwito.

Senada dengan pendapat tersebut, Mentri Infrastruktur Transportasi Victoria, Jacinta Allan menyatakan, mayoritas warga Victoria bisa mengakses bandara dengan menggunakan kereta secepat mungkin.

“Hal ini akan memberikan masyarakat Victoria jalur transportasi tercepat ke arah bandara melalui Metro Tunnel, dengan lebih banyak kereta dalam frekwensi yang lebih sering.”kata Jacinta Allan.

Sementara Gubernur Negara Bagian VVictori Daniel Andrews mengungkapkan, bahwa proyek ini adalah kunci dari pemulihan ekonomi dan akan memberikan manfaat bagi seluruh penduduk Victoria.

“Saat kami melanjutkan usaha pemulihan, kami membutuhkan rencana jangka panjang. Kami perlu membuka pekerjaan bagi warga Victoria yang sedang mencari pekerjaan saat ini, dan bagi mereka yang akan membutuhkan pekerjaan di masa depan. Kami mengatakan bahwa kami akan menyelesaikan proyek ini, dan kami menepati janji kami. ” ungkap Daniel Andrews

Daniel menjelaskan, proyek infrastruktur ini akan menciptakan 8,000 pekerjaan dan diperkirakan bisa beroperasi secara penuh pada tahun 2029

Selain pembangunan jalur transportasi, pemerintah Negara Bagian Victoria juga mengalokasikan dana sebesar Rp. 30 triliun, dimana Rp. 12,8 triliun akan digunakan untuk perbaikan/peningkatan fasilitas 162 sekolah sementara Rp. 17,2 triliun dialokasikan untuk pembangunan sekolah baru.

“Pemerintah Negara Bagian Victoria juga berencana untuk memberikan stimulus ekonomi lainnya melalui pemotongan biaya pajak pembelian properti sebesar 50% bagi para pembeli hunian baru dengan harga maksimal Rp. 10 milyar. Pemotongan biaya ini rencananya hanya berlaku hingga akhir Juni 2021.”ungkapnya.(Tris)

Bagikan

Tinggalkan Balasan