KJ, Surabaya – Tahun 2021 yang diyakini sebagai tahunnya pasar modal Indonesia, karena terbukti sektor pasar modal merupakan sektor yang tahan hantaman badai pandemi virus corona Covid-19.
Awal tahun ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan edukasi market dikalangan penyandang disabilitas tuna netra secara virtual.
Dalam edukasi ini dihadiri antara lain, Eny Zulianti, selaku Kepala Bidang Rehabsos Dinas Sosial Surabaya, Dewi Sriana Rihantyasni, selaku Kepala Kantor BEI Jawa Timur, Sugihermanto, selaku Kepala L iniembaga Pemberdayaan Tunanetra, serta Achmad Ridwan, Branch Manager PT BNI Sekuritas Surabaya.
Dewi Sriana Rihantyasni, selaku Kepala Kantor BEI Jawa Timur mengatakan, dalam upaya meningkatkan jumlah investor lokal serta menumbuhkan kesadaran dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap investasi di pasar modal.
.
“Maka PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menerus melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi pasar modal melalui kerja sama dengan berbagai pihak.”ujarnya dalam siaran pers BEI Jatim yang diterima redaksi kabarjagad.id, Selasa (02/02/21).
Ia menambahkan, sebagai bentuk apresiasi memperingati Hari Braille, Lembaga Pemberdayaan Tuna Netra mengundang BEI untuk dapat memberikan edukasi tentang Pasar Modal bagi penyandang disabilitas tuna netra.
“Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan PT BNI Sekuritas.”terang Dewi Sriana.
Dirinya kembali mengatakan, dalam kondisi pandemic Covid -19, seluruh lapisan masyarakat berjuang untuk tetap bisa menjalankan roda perekonomian dengan segala keterbatasan.
Pasar Modal sebagai alternatif investasi, kata Kepala BEI Jatim ini, memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendapatkan manfaat dari investasi.
“Sosialisasi Pasar Modal kepada Penyandang Tuna Netra diharapkan dapat memberikan pembelajaran dan manfaat agar dapat membantu perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas, yang juga termasuk dalam lapisan masyarakat Indonesia.”ungkapnya.(Tris)












