Dana Pusat,  Desa Bondrang Sukses Alokasikan Infrastruktur Jalan dan Pemeliharaan

Posted by: Reply 216 Views

KJ, Ponorogo – Kucuran Dana Desa (DD)  dari Pemerintah Pusat,  telah berhasil dialokasikan oleh Pemerintahan Desa Bondrang,  Kecamatan Sawoo,  Kabupaten Ponorogo. Dana tersebut untuk membangun infrastruktur di 9  titik, yang tersebar diseluruh dukuh di wilayah desa itu.Berdasarkan pantauan media ini,  kondisi pembangunan infrastruktur yang tengah mencapai 100 persen antara lain,  pengaspalan jalan di Dukuh Jotangan dan Dukuh Ngluweng, pengerasan jalan di Dukuh Ngluweng,  plat beton di Dukuh Jotangan dan Ngluweng,  pembangunan talud jalan di Dukuh Petak,  pembangunan saluran air di Dukuh Tengah dan lain-lain.

Plt Pejabat Kepala Desa Bondrang Drs Sugito MM melalui Sekretaris Desa Agus Triyono SE menjelaskan,  program dana desa tahun 2019 di Fokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan desa dan pemeliharaan. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab tahun lalu dana desa di prioritaskan untuk infrastruktur pertanian.

” DD Bondrang tahun ini sebesar Rp. 816.348.000 untuk membangun sarana infrastruktur jalan di 9 titik,  tujuh diantaranya kondisinya sudah 100 persen, ” jelas Agus Triyono SE kepada media ini, saat ditemui di lokasi, kemarin.

Plt Kades Bondrang Drs Sugito MM (berjas) dan Sekdes Agus Triyono SE saat meninjau pekerjaan infrastruktur jalan.

Menurutnya,  pembangunanya tidak terlepas dari partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Mereka dilibatkan sejak perencanaan  pelaksanaan sampai dengan pengawasanya. Sehingga proyek yang dibangun dapat terwujud dengan baik dan bisa bermanfaat kepada masyarakat secara maksimal. ” Masyarakat kita libatkan,  sejak dari perencanaan, pelaksanaan, bahkan pengawasan, ” tutur Agus.

Beberapa jalan yang dibangun sangat bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat tani,  terutama di Dukuh Petak. Pasalnya,  jalan tersebut menjadi jalan lingkar berfungsi sebagai jalan usaha tani, karena dapat menghemat biaya tranportasi terutama yang membawa hasil-hasil pertanian. Termasuk perbaikan jalan tengah sawah yang menyambung ke talud yang dibangun di Dukuh Petak. ” Begitu juga kalau yang di Dukuh Jotangan,  jalan yang rusak kita tingkatkan aspal, sebab disitu jalan ekonomi menuju pasar, dan sarana kesehatan (Puskesmas, red), ” Tambah Sekdes mewakili Plt kades setempat.

Ditandaskan,  keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, juga pengawasan sangat diperlukan. Mereka dilibatkan dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut sesuai kewilayahan dukuh. Melalui Musyawarah Dusun (Musdus),  kemudian Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes),  lalu ditetapkanlah titik yang akan dibangun. ” Usulan masyarakat, lalu Musdus,  kemudian Musrenbangdes,   sehingga mereka ikut terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, ” tandas Agus Triyono SE,  sembari menambahkan, pihaknya tengah merencanakan program pemberdayaan, pelatihan pembuatan pakan termentasi kepada 4 kelompok peternak. (Agus)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below