Dialog Interaktif Dengan Bupati Jombang

Posted by: Reply 287 Views

KJ, Jombang — Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab di dampingi Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Ketua Penggerak PKK Wiwin Sumrambah mengajak kepada warga masyarakat Jombang, khususnya warga yang berdomisili kota dan lingkungan sempit, untuk bisa memanfaatkan luas tanah atau lingkungan secara maksimal dengan cara menanam berbagai sumber pangan produktif. Senin (25/11/2019).

Demikian penegasan Bupati dalam Dialog Interaktif Warung Pojok Kebun Rojo dalam paket siaran TVRI Jawa Timur, dengan tema“KRPL Lestasi Sumber Gisi Pangan Terpenuhi”, di Kelurahan Jombatan Kecamatan Jombang#Iso Nandur Lapo Tuku. Acara rekaman ini akan siaran tunda pada tanggal 5 Desember 2019 pukul 16.00 sampai pukul 17.00 WIB.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas OPD Pemkab Jombang, kelompok wanita tani dari PKK perwakilan dari tiap Kecamatan. Kegiatan ini prakarsai oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang bersama PKK Kabupaten Jombang. Turut sebagai narasumber Ir. Murti Cahyani Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang dan Suyanto, Kepala Seksi Penganeragaman dan distribusi Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.

Wakil Bupati Sumrambah dalam kesempatan tersebut mengatakan, berdasarkan pengalaman, pemanfaatan pekarangan rumah tinggal yang dimiliki oleh masing-masing keluarga bisa  membantu perekonomian antara 7- 45 persen. Untuk mencapai angka itu, pemilik pekarangan harus rajin secara optimal menanam berbagai jenis tanaman sebagai sumber gizi pangan keluarga. Yang paling mudah adalah jenis tanaman sayur mayur dan hortikultura lainnya.

Apa yang diutarakan Wakil Bupati sesuai sebagai fakta riil pada lingkungan tempat tinggal warga Jalan Bali, Kampung Geneng, Desa Jombatan Kecamatan Jombang ini. Di lingkungan tempat acara Warung Pojok Kebunrojo ini, halaman rumah dan tepi jalan lingkungan penuh dengan berbagai jenis tanaman, sebagai sumber pangan penunjang pemenuhan kebutuhan keluarga, berupa tanaman Cabai, Sawi, Kol, dan berbagai macam tanaman buah-buahan. Beragam tanaman itu ditanam dalam pot permanen, maupun polibag berbagai ukuran.

Oleh karenanya, tagar dalam Dialog Interaktif ini adalah #Iso Nandur Lapo Tuku. Semboyan itu, rupanya sudah membudaya bagi warga Jalan Bali, Kampung Geneng ini. Di lingkungan ini, tampak terasa asri, segar di pandang mata, dan nikmat terkesan di lidah. Yang sudah tumbuh berbuah tinggal memetik untuk diolah.

Keadaan ini memberi gambaran nyata sebagai motivasi bagi petani wanita dari Kelompok PKK yang dihadirkan oleh Wiwin Sumrambah Ketua PKK untuk turut mengembangkan potensi serupa pasca mengikuti program Dialog Interaktif Warjok ini. Warga Desa Jombatan sebelumnya mendapat pelatihan-pelatihan dari dinas terkait tentang budidaya tanaman.

Bupati Hj Mundjidah Wahab dalam dialog menyerukan KRPL (Kawasan Ramah Pangan Lestari) ini harus ditularkan ke Desa lainnya dan kelompok tani lainnya. Menurut Bupati, pola pemanfaatan lahan pekarangan di Indonesia sesungguhnya sudah sejak tahun 1970-1980 an, namun secara resmi program tersebut dimulai lagi tahun1991-1992 hingga saat ini.

“Pemerintah selalu mendukung KRPL untuk bisa menjangkau semua desa, tidak  hanya untuk dilombakan, akan tetapi seluruh Desa harus digalakkan melaui program pembangunan Desa, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Jombang sebagai stakeholder, yang endingnya, bisa dilombakan pada saat hari jadi Kabupaten Jombang tahun 2020 mendatang,” pinta Bupati.

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below