Akun Fb Dwi Ryanto Dinilai Telah Menyebar Fitnah, Tim Hukum Paslon No 2 Ipong -Bambang Akan Klarifikasi Kepada Pemiliknya, Jika Tak Diindahkan Akan Dibawa Ke Jalur Hukum

Rita Widiyati Pemilik Warung Makan di Desa  Pijeran, Siman Ponorogo menyatakan bahwa apa yang di unggah oleh Fb atas nama Dwi Ryanto yang mengungah bahwa dirinya rugi saat  Cabup Ipong dan timnya datang ke warungnya  itu adalah fitnah.(Foto Agus Zahid)

KJ, Ponorogo – Tim hukum Pemenangan Paslon Ipong Bambang menerangkan, akun face book atas nama Dwi Ryanto yang mengunggah ujaran antara lain “Lan Wingi bar mangan sego neng siman…wargane akeh sing mlayu ora bayar.. Pak Ipong warung sing mbok tukoni pecel pas malam minggu winggi wargane akeh sing ra bayar, dikirane di bayari bak e ora warunge rugi akeh….tibake sing mbok bayari mong pengikutmu tok …warunge rugi akeh…dan seterusnya”.

Unggahan di Fb ini adalah fitnah dan tidak benar sama sekali dan menyesatkan masyarakat. Unggahan ini sangat dibantah oleh pemilik Warung Rita Widiyati yang mengatakan bahwa Cabup Ipong beserta rombongan tidak hanya mentraktir rombonganya saja, tetapi juga masyarakat yang saat itu ikut makan di warung tersebut juga dibayari oleh tim. Bahkan, warga yang makan diwarung tersebut sebelum Cabup Ipong dan rombongan datang juga turut dihitung dan dibayari oleh tim Cabup Ipong.

“Setelah kami klarifikasi kepada pemilik warung, ternyata apa yang diunggah di akun milik Dwi Ryanto itu tidak benar sama sekali, itu fitnah dan sangat bertolak belakang dengan kenyataan sebagaimana di sampaikan oleh Rita Widiyati,pemilik warung.” terang tim hukum Paslon 2 Arif Maftuchin SH yang diamini Endang Wahyu SH dan M Hasyim SH, Kamis malam 29 Oktober 2020.

Tim hukum Paslon 2 meminta kepada pemilik akun Dwi Ryanto untuk segera meminta maaf dan mengunggah permintaan maaf tersebut, serta menerangkan yang sebenarnya di akun serupa agar tidak menyesatkan kepada masyarakat. Jika permintaan ini tidak diindahkan maka tim akan segera melakukan langkah hukum, akan membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum. Sebab unggahan yang berbau fitnah itu telah merugikan nama baik Paslon Nomor 2 Ipong -Bambang. “Kami minta yang bersangkutan segera pro aktif minta maaf, mengakui kesalahanya dan membuat kalimat atau unggahan untuk meluruskan masalah tersebut secara benar, jika tidak, kami akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum,” tegas tim hukum paslon 2.

Secara terpisah Rita Widiyati, penjual nasi pecel yang ada di Desa Pijeran, Kecamatan Siman, Ponorogo yang sempat didatangi rombongan calon bupati Ipong Muchlissoni beberapa waktu lalu, ia mengaku sangat senang karena kedatangan Cabup Ipong dan rombongan ke warungnya.

Dirinya kaget, ketika ada berita yang mengatakan Cabup Ipong dan rombongan hanya mentraktir timnya saja dan warga yang turut makan saat itu banyak yang tidak membayar sehingga pemilik warung mengalami rugi. Berita ini sangat keliru dan menfitnah timnya Pak Ipong. Rita Widiyati merasa diuntungkan dengan kedatangan Cabup Ipong dan timnya ke warungnya. Karena semua masyarakat yang saat itu datang dan makan di warungnya turut dibayari oleh tim.

” Unggahan di Face Book itu tidak benar sama sekali, orang itu (Pemilik Akun Dwi Ryanto,red) sok tahu, dia itu tidak pernah mampir ke sini, dia itu kalau beli apa apa kesini selalu menyuruh istrinya, kok ngomong begitu. Kami dari pihak warung tidak pernah ngomong seperti itu, kami dibayar penuh oleh timnya Pak Ipong, bahkan masyarakat yang ikut makan saat itu juga dibayar, ada yang menghitung dengan jelas.

Malahan, warga yang pada saat itu makan sebelum rombongan Pak Ipong datang juga ikut dihitung dan dibayari oleh timnya Pak Ipong, kok Dwi Ryanto berani ngomong seperti itu maksudnya apa, kami yang punya warung saja merasa senang dan untung tidak dirugikan, kok dia ngomong begitu” beber pemilik warung Rita Widiyati.(Agus)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below