Dinilai Telah Terbukti Berhasil Bangun Ponorogo Selama 5 Tahun,  Ipong Sangat Layak Untuk Dipilih Lagi

Yhanie Wijaya

KJ, Ponorogo – Ketua LSM 45 Yhanie Wijaya menilai Bupati Ipong Muchlissoni telah berhasil memimpin Ponorogo 5 tahun lalu. Keberhasilan itu nampak dalam bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, budaya, relegi dan lain-lain. Oleh sebab itu, pemimpin masa kini yang conon merupakan anak cucu keturunan pendiri Ponorogo garis keturunan ke 17 itu, sangat layak untuk melanjutkan kepemimpinanya menjadi Bupati Ponorogo periode ke-2 yakni Periode 2021-2025.

“Keberhasilanya membangun infrastruktur jalan dan lain-lain, membangun pasar-pasar, menghidupkan jamaah subuh, menghidupkan jalur Damri, mendekatkan pelayanan masyarakat, termasuk untuk mengurus paspor dengan di diresmikanya kantor imigran di Ponorogo, mengumprohkan pengurus masjid/musholla dan marbot, memberikan insentif guru GTT dan guru ngaji, ini adalah bukti kinerja Bupati Ipong 5 tahun lalu, karena itu sangat layak dipilih lagi,” terang Yhanie, yang juga sebagai Pengamat Politik Hukum dan Pemerintahan,  Jumat 20 November 2020.

Yhanie menandaskan, program umroh terhadap pengurus masjid/musholla dan marbot adalah sangat mulia. Sebab, program tersebut membuat orang yang ingin beribadah ke baitullah namun belum memiliki bekal atau sangu dapat terwujud dengan baik, lantaran program pemerintahan Ipong. “Coba bayangkan orang yang tidak mampu secara ekonomi, namun memiliki keinginan akhirnya bisa beribadah ke baitullah dan berziarah ke makam Rosulullah, ini berkat program Pak Ipong, karena itu saya mengatakan, malaikat pasti akan membantu Pak Ipong dalam melaksanakan kebaikan,” tandasnya.

Ditambahkan, kendati pun belum seluruhnya pembangunan di Kabupaten Ponorogo terealiasasi, namun pada program barunya akan menuntaskan yang tertunda dalam rangka tetap menjaga amanah untuk Ponorogo yang lebih baik 2 kali lipat dari yang sekarang.”Program yang telah dilaksanakan oleh Ipong dan bisa dinikmati seluruh masyarakat antara lain memberi insentif kepada guru madin, bantuan 300 juta untuk jalan poros, hampir semuanya baik, talut sawah untuk pengairan juga diperhatikan dan dibangun untuk petani.Kesenian Reog membudaya dan para pelaku seni dapat menikmati, semua desa di Ponorogo pasti memiliki reog. Termasuk infrastruktur jalan antar kecamatan 82 persen baik. Tingkat kemiskinan menurun bisa dikatakan banyak masyarakat  yang sejahtera. Program terakhir menuntaskan yang tertunda itu tujuanya mulia untuk membangun Ponorogo,” beber Yhani Wijaya.(Agus)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below