Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Di Kabupaten Jombang

Posted by: Reply 272 Views

KJ Jombang — Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) berlangsung di alun-alun Kabupaten Jombang yang di hadiri langsung Gubernur Jawa Timur, para Bupati, Walikota se Jawa Timur, seluruh jajaran Pemprov Jawa Timur, seluruh jajaran Pemkab Jombang, Forkopimda Kabupaten Jombang dan seluruh relawan Sosial. Sabtu (14/12/2019)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutanya menyampaikan terimakasihnya kepada ibu Gubernur atas kehadirannya dalam peringatan HKSN di Kabupaten Jombang. Sebagai pelaksana peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2019, baru kali ini Pemerintah Kabupaten Jombang mendapatkan amanah untuk program Propinsi Jawa Timur. Kesetiakawanan merupakan nilai dasar yang juga merupakan jati diri bangsa indonesia yang menjadi ciri khas bangsa indonesia yang merupakan budaya kearifan secara nasional. Kesetiakawanan sosial  terwujud melalui bentuk sikap, pikiran dan kepedulian yang dilandasi kesadaran untuk saling berbagi. ucapnya

DR. Asep Sasa, Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri menyampaikan, dengan Hari Kesetiakawanan Nasional Tahun 2019 tingkat Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di Kabupaten Jombang. Hari puncak HKSN ini, akan diselenggarakan di Propinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 20 Desember 2019, dan sudah dipanaskan, sudah dimeriahkan dan digelorakan di Jawa Timur. Tema HKSN tahun 2019, adalah Kesetiakawanan Sosial menembus batas. Nilai-nilai Kesetiakawanan Sosial kita yakini mampu menembus perbedaan-perbedaan seperti suku, agama, latar belakang budaya, adat istiadat, pendidikan, status sosial, latar belakang geografis dan lain sebagainya. Kita adalah bangsa yang beruntung, karena para pendahulu kita telah mewariskan nilai Kesetiakawanan Sosial sebagai modal sosial yang dibutuhkan menjadi media untuk  menerobos batas perbedaan ini, sehingga tercapai agresifitas sosial yang tampak nyata di masyarakat untuk tetap rukun dalam membangun Indonesia bersama-sama. Ungkapnya

Masih. Kita tadi sama-sama menyaksikan bagaimana HKSN tingkat Provinsi Jawa Timur yang dikemas dalam bentuk yang sangat baik. Apresiasi dari Ibu Gubernur, apresiasi dari Ibu Bupati Jombang menyapa, tentu hadiah atau apresiasi itu suatu bentuk bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur sangat menghormati dan menghargai implementasi, atau praktek atau pelaksanaan dari kesetiakawanan sosial di wilayah kabupaten jombang ini. ujarnya

Lanjut. Tahun 2019 ini, kita di hadapkan pada persaingan global, yang semakin ketat di tengah derasnya ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri. Pengaruh kebudayaan asing yang merugikan intervensi ideologi yang bertentangan dengan adat budi pekerti ke Indonesia an. Demikian juga permasalahan yang ditinggalkan, setelah pesta demokrasi saling curiga, polarisasi pilihan politik sehingga menimbulkan ketidak nyamanan dalam hubungan sosial sehari-hari. Maka pada hari ini kita kembali  membicarakan tentang atau mengisi kesetiakawanan sosial menembus batas. Nilai-nilai kesetiakawanan sosial menjadi penting untuk kita internalisasi dan kita kembangkan pada era saat ini dengan segala tantangan yang luar biasa dan kian dinamis, beda masa, beda generasi, tentu beda pula tantangannya. Semangat kesetiakawanan sosial pada generasi muda sebenarnya sudah muncul sejak sebelum kemerdekaan, semangat yang berapi-api, inovasi dan keberanian para pemuda di masa lalu, telah menghasilkan gagasan untuk mendirikan organisasi seperti syariat dagang Islam, Budi Utomo, yang kemudian menjadi tonggak sejarah kebangkitan bangsa, dari detik inilah semangat kesetiakawanan sosial. Hendaknya menjadi pembelajaran bagi generas muda. Ucapnya

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah menambahkan, asal muasal lahirnya HKSN adalah heroik ketika agresi militer ke-2 pada tanggal 19 Desember 1948, Bung Karno, Bung Hatta, di dalam tahanan kota kolonial Belanda. Bung Karno minta kepada panglima Besar Jenderal Soedirman, jangan keluar kota karena bahaya. Tetapi Jenderal Soedirman mengambil posisi bergerilya. Bung Karno kemudian bertelepon pak Syafrudin Prawiranegara yang sedang ada di Bukittinggi. Pak Syafrudin  oleh bung Karno diminta menjadi pimpinan PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia). Jadi mulai tahun 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan Keppres Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional.

Masih. Jadi saya ingin mengajak kita semua pada saat kita memperingati hari kesetiakawanan sosial nasional, kita memberikan layanan sosial. Kita berterima kasih kepada kolonel Eka, ada operasi katarak 50 orang, Donor Darah, pemberian santunan kepada yatim piatu, pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako kepada Lansia dan juga penjaga makam KH. Hasyim Asy’ari, KH. A. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syamsuri dan KH. Tamim Romli Pungkas Gubernur Jawa Timur

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below