JMS: Kasek SMP Negeri 4 Jombang, Minta Jaksa Masuk Ke Ranah Dinas Pendidikan

Posted by: Reply 266 Views

Foto: Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Andhi Subangun didampingi Jaksa Fungsional Musasanto, dan Kepala SMPN 4 Jombang, Agus Tri Prastyo (kanan).

KJ, Jombang – Sebanyak 43 pelajar SMP Negeri 4 Jombang yang terdiri dari 24 kelas masing-masing perwakilan, 3 sampai 4 orang termasuk ketua kelas, wakil dan pengurus osis mengikuti penyuluhan hukum yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Jombang.

Dari pantauan Pewarta Kabarjagad.id di lokasi, terlihat, Jaksa Masuk Sekolah ini, dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Jombang melalui Kepala Seksi Intelejen Andhi Subangun bersama Jaksa Fungsional, Musasanto memberikan penyuluhan di Aula SMP Negeri 4 Jombang, Kamis (24/6/2021) siang.

Dalam sosialisasinya itu, Kasi Intelejen Andhi Subangun menjelaskan kalau penyuluhan hukum tersebut untuk memangkas atau meminimalisir permasalahan-permasalahan dasar hukum yang dapat menghancurkan generasi muda penerus bangsa.

Kami memberikan pengenalan hukum kepada siswa-siswi yang notabene akan memegang estafet pembangunan bangsa, ucap Andhi Subangun saat memberikan penyuluhan didepan para siswa-siswi SMP Negeri Jombang ini.

Dikatakan Andhi, Materinya adalah materi dasar tentang pengenalan hukum acara pidana, agar mereka bisa menjauhi ataupun tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, ujarnya.

“Termasuk pemahaman materi yang berkaitan dengan penggunaan media sosial maupun bahaya narkoba di kalangan pelajar, tegas Andhi Subangun.

Menurutnya, untuk tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, sudah merasuki generasi muda khususnya anak sekolah, sehingga untuk meminimalisir, Kejaksaan Negeri Jombang melalui program Jaksa Masuk Sekolah memberikan pemahaman agar tidak terjerumus dengan pergaulan-pergaulan bebas yang bisa menghancurkan generasi penerus bangsa.

Siswa-siswi SMP Negeri 4 Jombang doa bersama usai mendengarkan penyuluhan hukum dari Kejaksaan Negeri Jombang.

“Saya memandang pelajar ini merupakan gerbang utama dari suatu generasi muda yang mempunyai posisi dan peran strategis dalam pembangunan yang akan menentukan arah dan tujuan suatu negara dimasa yang akan datang. Masa depan suatu bangsa dan negara akan ditentukan dari kesiapan dan kemampuan serta kualitas dari para pelajarnya, tutur Andhi Subangun.

Kejaksaan berharap sekiranya materi yang disampaikan kepada siswa-siswi SMP Negeri 4 Jombang ini, dapat dimengerti, dipahami dan menyampaikan kepada lingkungan sekitarnya. Juga lebih bijak menggunakan sarana media sosial agar terhindar dari permasalah hukum terutama UU ITE, tutup Kasi Intelejen Kejaksaan Jombang.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 4 Jombang, Agus Tri Prastyo, mengucapkan terima kasih karena merasa terbantu dengan adanya program Jaksa Masuk Sekolah ini. Kami sangat terbantu, karena sebagai seorang pendidik yang mempunyai tanggung jawab untuk menata anak-anak ini.

Apalagi menurutnya, ini sudah setahun lebih anak-anak dering, tidak tatap muka sehingga penyiapan generasi kedepan sangat membahayakan kalau kita tidak serius, imbuhnya ketika wawancara ke media ini.

Artinya, Jaksa Masuk Sekolah ini sangat kami harapkan, bisa membantu kami dalam menata semua hal tentang kesiapan anak-anak secara mentalnya untuk menjadi generasi bangsa Indonesia, katanya.

Kasek SMP Negeri 4 Jombang itu berharap kepada Jaksa, jangan hanya sampai disini saja, kalau bisa masuk juga ke ranah Dinas Pendidikan. Bapak ibu guru, terutama kepala sekolah harus ada pembelajaran hukum.

Hukum itu harus kita pahami. Kadang kadang kesalahan-kesalahan yang kita laksanakan itu melanggar, kita tidak tahu kalau itu melanggar hukum. Ini harus ada Jaksa yang masuk ke Dinas Pendidikan, pinta Agus Tri Prastyo. (ash).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below