Kades Barongsawahan Bersama Dinas Kesehatan Jombang Adakan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Posted by: Reply 159 Views

KJ, Jombang – Kegiatan sosialisasi posko sambung rasa serta pelatihan penyuluhan pemberdayaan perempuan di Pendopo Balai Desa Barongsawahan, Jalan. Raya Jayan nomor 84. Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang.

Kegiatan sambung rasa ini dihadiri Camat Bandar Kedungmulyo Drs Mahmudin, M.Si, Kapolsek Bandar Kedungmulyo AKP Darmaji, SH, Danramil Bandar Kedungmulyo/Perak Kapten Chb Samsul dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Zainuri SKP  Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang.(19/9/2019).

“Kepala Desa Barongsawahan Tri Destyo Lulasbono, menyampaikan terimakasihnya kepada bapak Camat, Kapolsek, Danramil Bandar Kedungmulyo/Perak perwakilan dari Dinas Kesehatan yang telah berkenan hadir dalam kegiatan sambung rasa ini.

“Saya sebagai Kepala Desa, memohon maaf kepada semuanya, dan mohon doanya, mudah-mudahan Desa Barongsawahan ini lebih maju kedepannya. Karena saya bulan Desember nanti masa jabatan saya akan  berakhir. Jadi siapapun nantinya yang terpilih jadi Kepala Desa Barongsawahan, mari kita dukung bersama program-programnya yang sekiranya ingin membangun Desa yang kita cintai ini, dengan sambung rasa kita bisa mendapat keutamaan untuk mendapatkan rejeki. Barang siapa yang ingin di luaskan rejekinya, di panjangkan umurnya maka sambunglah tali silaturahmi,” ujar Tridestyo Lulasbono. 

Sementara Kepala Wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo Drs Mahmudin M.Si dalam sambutannya mengatakan, “ dengan sambung rasa ini, mari kita menyambung tali silaturahmi, karena dengan tali silaturahmi maka kita dapat menjaga tali persaudaraan dan dapat menambah keberkahan,”ujarnya.

Mahmudi juga menambahkan tentang bahaya narkoba. Seperti tepatnya di Desa Banjarsari sudah terkontaminasi yang namanya narkoba. 3 tahun yang lalu ada seorang Kepala Desa Banjarsari, pernah survei langsung, mencari sendiri, anak-anak di operasi, ternyata di satu Desa di Banjarsari ditemukan 60 orang pengguna aktif  narkoba.

Mulai dari pemula sampai pengedar. Mulai dari anak SD, MI, sampai perguruan tinggi. Dari 60 orang ini, ada 10 orang pengedar. 10 orang pengedar ini, targetnya dalam seminggu harus menghabiskan 500 butir pil koplo. Berarti kalau dalam 1 bulan, 5000 butir pil koplo yang harus habis terjual. “ Saya yakin semua Desa sudah terkontaminasi dengan adanya narkoba jenis pil koplo ini. Jadi mari kita sama-sama mengawasi anak-anak kita di rumah jangang sampai terpengaruh dengan narkoba,” tutur Camat Bandar Kedungmulyo Drs Mahmudin, M.Si.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Zainuri SKP Dalam penyuluhannya menyampaikan Bahaya HIV Aids. Di Kecamatan Bandar Kedungmulyo ini sudah ada beberapa orang yang terjangkit penyakit ini. Jadi tidak ada yang bisa jamin kalau kita-kita ini tidak terjangkit penyakit Aids. Maka dari itu marilah memeriksakan diri kita. Kegiatan sambung rasa ini  dihadiri para ibu PKK se-Desa Barongsawahan yang ketuai Ibu Winarlik Tridestyo Lulasbono. (ags).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below