Kasat Reskoba Jombang Peduli Warga 

Posted by: Reply 306 Views

KJ, Jombang — Kasat Reskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, S.H. Bersama Tim mendatangi rumah Edi Susanto (25 tahun), di Dusun Gitri, Desa Katames, Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang Jawa Timur, Rabu (30/10/2019) siang.

Edi Susanto terlihat sumringah setelah melihat Kasat Narkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid, S.H, bersama Tim mendatangi rumahnya. 

Senyum dari bibir Edi tampak terlihat saat Moch Mukid memberikan kursi roda kepadanya. Anak pasangan suami istri dari Ngarman (49 tahun) dan Suarmi yang selama ini menderita lumpuh. 

Dari usia 2 tahun, Edi Susanto hingga sekarang, la tidak bisa beraktifitas apa-apa, kecuali duduk dan berbaring di tempat tidur.

Kasat Reskoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid, S.H. Dalam wawancaranya ke pewarta Kabarjagad mengatakan, ia secara spontan bersama dengan anggota Resnarkoba datang kesini setelah dapat informasi dari masyarakat bahwa ada warga Jombang yang menderita kelumpuhan sejak lahir. 

Sembari menyerahkan kursi roda dan sembako, Moch Mukid menuturkan, ia sengaja memberikan bantuan kursi roda ini, karena Edi ingin sekali memilikinya sejak 15 tahun yang lalu. Selama ini Edi Susanto hanya bisa duduk dan tidur di rumah saja. 

Edi adalah anak pertama dari dua bersaudara. Setiap hari, Edi hanya bisa terbaring dan duduk di rumahnya sejak 23 tahun lalu. Untuk buang air besar dan kecil, Edi harus digotong orang tuanya. Begitu pula saat ia hendak mandi dan membersihkan tubuhnya.

Kasat mengaku sangat terenyuh saat melihat kondisi Edi Susanto yang kakinya mengecil dan lumpuh total. Selain itu Edi juga tidak bisa berbicara, namun bisa mendengar setiap perkataan orang. 

Semoga bantuan ini bermanfaat buat anak Edi dan barokah buat kita semua. Kami juga mendoakan semoga anak Edi tetap diberikan kesehatan dan kedua orangtuanya senangtiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan atas ujian ini. 

Moch Mukid juga berpesan kepada semuanya untuk senantiasa berdoa dan bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sebab sehat adalah segala-galanya.

Ngarman didampingi istrinya menjelaskan kalau Edi Susanto adalah anak pertama kami yang lahir pada tahun 1994 lalu. 

Awalnya tidak ada tanda-tanda anak saya akan mengalami kelumpuhan. 

Saat itu anak saya lahir dalam kondisi normal dengan berat badan 3,1 kilogram. 

Saat usia 2 tahun, anak saya sakit panas dan tidak sembuh-sembuh, lalu mengalami kelumpuhan,” ujar Suarmi sembari membopong anaknya.

Suarmi juga mengaku sudah berusaha mencari pengobatan anaknya, namun belum berhasil. Bahkan, anaknya pernah di rujuk ke RSUD Jombang. Namun, belum juga ada perubahan kesembuhan. 

“Tim medis (Dokter) menyatakan Edi Susanto mengalami pengeroposan tulang di bagian kaki, hingga lumpuh sampai saat ini.” ujarnya Rabu (30/10/2019).

Sementara itu, Ayah Edi, Ngarman mengaku senang dan berterimakasih atas bantuan dan kepedulian dari Kasat Resnarkoba dan anggotanya. Menurut Ngarman, bantuan itu sangat berguna bagi anaknya. 

“Saya sangat berterimakasih atas bantuan ini Pak Kasat. Semoga kebaikannya dibalas oleh Allah SWT. Dengan mata berkaca-kaca, Suarmi berharap, Edi bisa sehat dan normal seperti anak pada umumnya. Hingga saat ini, dengan keterbatasan biaya dan menggunakan Jamkesmas, ia masih

tetap berusaha mencari pengobatan untuk kesembuhan anaknya. 

“Semoga Tuhan memberikan obat penyakit untuk anak saya, agar bisa sembuh dan sehat seperti anak lainnya,” pungkas Ngarman sembari mengusap air matanya.” ucapnya Rabu (30/10/2019).

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below