Kegiatan P3 – TGAI Desa Klepu Dinilai Bermanfaat, Kondisinya Sudah 80 Persen

Posted by: Reply 89 Views

Kondisi pembangunan irigasi program P3 TGAi di Desa Klepu yang sudah hampir 80 persen

KJ, Ponorogo – Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Tirto Widodo Dukuh Jogo Rejo, Desa Klepu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo Natalis Toikun menyebutkan, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi ( P3-TGAI) yang dicanangkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (DAS Solo,red) melalui Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air II, utamanya di Desa Klepu, Kecamatan Sooko dinilai sangat bermanfaat dan membantu terhadap para petani.

Pasalnya, program bantuan tersebut selain mampu meningkatkan produktifitas pertanian . Bantuan ini juga dapat menciptakan padat karya, sehingga perekonomian masyarakat di era pandemi covid ini bisa terbantu karena kegiatan tersebut.”Program bantuan ini sangat bermanfaat dan kita laksanakan sesuai spek, harapan kami bisa lancar dan aman, saat ini kondisi pembangunanya sudah 80 persen.” ujarnya Rabu 9 Juni 2021.

Ketua HIPPA Tirto Widodo Desa Klepu Natalis Toikun

Ketua HIPPA Tirto Widodo ini mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dearah maupun pusat yang telah membantu program tersebut. Ia berharap program P3 TGAI di Desa Klepu dapat berjalan lancar dan manfaat.” Terima kasih kepada pemerintah daerah dan pusat atas bantuanya, semoga tahun mendatang mendapatkan bantuan lagi,” ucap Natalis Toikun.

Natalis juga berharap program bantuan tersebut dapat bermanfaat selain melancarkan dan meningkatkan irigasi pertanian di Desa Klepu. Bantuan itu juga dapat menciptakan padat karya yang sangat membantu perekonomian masyarakat di masa pandemi civid 19.

Ditambahkan jika program P3 TGAI di Desa Klepu mampu mengairi 5 hektar sawah di sekelilingnya, maka akan ada peningkatan produktifitas sampai 20 persen, yang semula 1 hektar hanya 7 sampai 8 ton, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan akan mampu menghasilkan 10 ton per hektarnya.”Rencana volume 268 meter, tebal 30 cm dan tinggi 60 cm ditambah pondasi. Ini akan membuat pengairan bisa lancar dan produktifitas padi bisa meningkat,” pungkasnya. (AZ)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below