Kepala Divisi Regional Jatim Karuniawan Meletakkan Batu Pertama Revitalisasi Pabrik Minyak Kayu Putih Sukun Ponorogo

Posted by: Reply 259 Views

Foto: Peletakan batu pertama revitalisasi pabrik minyak kayu putih Sukun Ponorogo Oleh Kepala Divisi Regional Jatim Karuniawan. ( Foto Agus Zahid)

KJ, Ponorogo – Kepala Divisi Regional Jatim Perum Perhutani Karuniawan Selasa 13 April 2021, melakukan peletakan batu pertama revitalisasi pabrik minyak kayu putih (PMKP) Sukun (Ponorogo) KPH Madiun Divre Jatim. Peletakan batu pertama diikuti oleh sejumlah pejabat Forpimcam Pulung Ponorogo.

Kepala Divisi Regional Jatim Kuruniawan mengatakan, revitalisasi ini merupakan tindakan nyata terhadap program pemerintah untuk menaejahterakan masyarakat. ” Revitalisasi, pertama merupakan bentuk program pemerintah yang kita tindak lanjuti dengan nyata, artinya produk produk alami yang berbahan dari hutan untuk kesejahteraan masyarakat, PEN (Peningkatan Ekonomi Nasional), dengan adanya covid 19 ini sangat berdampat, dengan adanya pembangunan ini banyak menarik tenaga kerja. Para pengusaha, ekonomi lemah ini bisa ikut bersama-sama, itu yang penting,” terangnya.

Dari sisi BUMN, lanjut Karuniawan, revitalisasi pabrik minyak kayu putih Sukun, merupakan trobosan untuk mencari sumber penghasilan baru yang kwalitasnya lebih bagus dan produksinya lebih besar.” Terus kami dari sisi BUMN, ini merupakan sumber penghasilan baru yang lebih bagus kwalitasnya, lebih besar produknya. Salah satunya adalah merevitalisasi pabrik yang sudah kuno ini (ber diri sejak tahun 1958,red),” lanjut kepala divisi regional Jatim ini.

Pihaknya berharap revitalisasi pembangunan Pabrik minyak kayu putih senilai 17, 6 milyar itu segera selesai dan berproduksi sehingga manfaatnya segera bisa dirasakan.” dari Perhutani memang inginya segera selesai dan berproduksi sehingga manfaatnya segera terasa,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Tim Revitalisasi Kriswanto mengatakan, untuk material sedapat mungkin dari lokal namun untuk baja dari luar Ponorogo.” Revitalisasi itu memperbaiki sesuatu yang lama menjadi baru, menyempurnakan pabrik lama menjadi pabrik baru, dalam masa pembangunanya sekitar 8 bulan. Lahannya ada 9000 hektar, namun yang kita gunakan untuk pembangunan revitalisasi pabrik 4000 hektar,” terangnya. (Agus)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below