Pegawai PUPR Jombang Cek Urine

Posted by: Reply 124 Views

KJ,Jombang – Sebanyak 75 Pegawai Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) didadak cek urine oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang, tadi pagi pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00 WIB. Cek urine ini disaksikan langsung Kepala Dinas PUPR  Ir. Hari Oetomo, M.Si, di ruangan aula jalan K.H. Romli Tamim Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. 

Cek urine bagi Aparatur Sipil Negara dan Honorer ini, dilakukan untuk mencegah meluasnya peredaran dan penggunaan Narkoba dilingkungan instansi Pemerintahan di Kabupaten Jombang. Petugas dari Reserse Narkoba bersama Tim Dokkes Polres Jombang ini berada di Kantor PUPR langsung mengumpulkan para pegawai di ruang aula Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat.(27/9/2019).

Setelah diberikan pengarahan, selanjutnya satu-persatu pegawai diambil sampel urinnya. Urine tersebut dimasukkan kedalam wadah yang telah disiapkan, lalu dideteksi dengan alat khusus pendeteksi alat kandungan Narkotika

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ir. Hari Oetomo, M.Si, dalam wawancaranya kepewarta Kabar Jagad mengatakan, saya sebagai pimpinan sudah mengajukan rekomendasi ke Bapak Kapolres agar kiranya dilakukan Cek Urine Kantor PUPR, saya juga sudah berusaha memberi pengarahan serta pembinaan kepada anggota saya, maupun keluarganya, tidak henti-hentinya. Saya juga berharap mudah-mudahan setelah cek urine ini dilaksanakan tidak ada yang terindikasi positif menggunakan narkoba,” ujarnya singkat.

“Sementara Kasat Reskoba Polres Jombang AKP Moch. Mukid, S.H, dalam wawancaranya mengatakan saya mengapresiasi Kadis PUPR yang mau bersinergi dan mengambil langkah, upaya untuk pemberantasan Narkoba di wilayah Kabupaten Jombang ini. Saya juga sampaikan, jika ada yang positif, saya tidak akan penjarakan atau pidanakan, tapi saya akan obati, saya akan berikan rekomendasi untuk di obati di BNN Kota Mojokerto atau BNNP untuk dilakukan rehabilitasi.

Beliau juga tak lupa menyampaikan,  jika sekarang ini banyak sekali Narkoba yang beredar dalam bentuk rokok. Rokok ini dikeluarkan tembakaunya, baru dimasukkan pil koplo. Biasanya 5 sampai 10 butir. Nah 1 butirnya ini dijual dengan harga 10 ribu rupiah, jadi kalau 10 butir, harganya 100 ribu rupiah perbatangnya,” Kasat Resnarkoba Polres AKP. Mochamad Mukid, S.H. Jum’at (28/09/2019).(ags).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below