Pemerintah Luncurkan Rencana Aksi Nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif 

Posted by: Reply 157 Views

KJ, Lamongan – Pemerintah resmi meluncurkan Rencana Aksi Nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (RAN PAUD-HI) Tahun 2020-2024. Bunda PAUD Lamongan, Anis Kartika Yuhronur, bersama Bupati Yuhronur mengikuti acara tersebut secara virtual di Ruang Kerjanya, Kamis (24/6/2021).

PAUD-HI adalah wujud komitmen Pemerintah dalam menjamin terpenuhinya aspek holistik-integratifnya anak usia dini, yaitu hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif.

Tujuan PAUD-HI adalah terselenggaranya layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.

Pemerintah mengajak dan mendorong Pemerintah Daerah untuk turut menyukseskan pelaksanaan dan keberlanjutan RAN PAUD-HI demi mewujudkan SDM Indonesia yang unggul.

Deputi Bidang Koordinasi PKAPP KEMENKO PMK RI, Femmy Eka Kartika, mengatakan bahwa PAUD-HI dimulai dengan memberikan layanan bimbingan perkawinan kepada calon pengantin, dilanjutkan dengan layanan kepada ibu hamil dan anak sejak dalam kandungan sampai dengan usia 6 tahun guna memenuhi kebutuhan dasar anak.

“Kebutuhan esensial anak ini meliputi kesehatan dan gizi, pendidikan, pembinaan moral emosional, dan pengasuhan yang baik, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai kelompok umur,” papar Femmy Eka Kartika.

Femmy Eka Kartika juga berharap kabupaten/kota dapat mengimplementasikan PAUD-HI di daerahnya masing-masing untuk melahirkan SDM yang berkualitas sejak dini.

“Kami  berharap seluruh kabupaten/kota dapat mengimplementasikan  PAUD-HI di daerahnya, untuk menjamin terwujudna SDM yang berkualitas sejak dini,” harap Femmy Eka Kartika.

Peluncuran RAN PAUD-HI diharapkan mampu membangun kekuatan bersama antara orang tua, guru, masyarakat, dan stakeholder terkait, baik Pemerintah Daerah maupun dinas-dinas lain yang terlibat.(hms/AJ)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below