Pemuda Bonto Jai Gelar Kemah Literasi dan Panggung Kreasi Anak Bangsa

Posted by: Reply 324 Views

KJ,Bantaeng – Desa Bonto Jai merupakan salah satu Desa Pesisir yang  berada di wilayah kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan.

Desa yang di Kenal dengan sebutan “To’ro Matayya”, atau Desa yang pertama kali dijumpai pada saat memasuki daerah Kabupaten Bantaeng.

Ketika berkunjung ke Desa Bonto Jai maka mata kita akan disuguhi pemandangan tiga dimensi yaitu gunung, laut dan sawah.

Sebuah desa yang kaya akan potensi sumber daya alamnya (SDA), selain itu yang tak kalah menariknya adalah potensi sumber daya manusianya (SDM), terbukti dari kiprah pemuda-pemudinya yang sangat berkompeten dalam berbagai bidang.

Menjelang bulan suci ramadhan Karang Taruna Desa Bonto Jai menghadirkan pemuda-pemuda komunitas literasi dan komunitas pencinta alam dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dalam kegiatan Kemah Literasi dan Panggung Kreasi Anak Bangsa dengan mengusung tema “Menjalin Silaturrahmi dan Panggung Kreasi Anak Negeri”.

Kamis, (08/04/2021) adalah hari kedua kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Borong Kaluku, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Dari pantauan awak media sebelum memasuki lokasi kegiatan, pengunjung akan diarahkan oleh panitia untuk mengukur suhu tubuh, cuci tangan dibawah air mengalir serta mengingatkan untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak.

Kepala Desa Bonto Jai, Amiluddin mengatakan, kegiatan ini adalah ajang silatturrahmi antar pemuda untuk merawat dan membumikan literasi dalam bingkai sinergitas dan kolaborasi yang baik.

“Sekiranya kegiatan ini akan memperluas jejaring pemuda dari ujung pukul ujung dalam menumbuhkan semangat dan kreativitas berliterasi,”

Dia juga menambahkan, besar harapan kegiatan ini menjadi agenda tahunan di Desa Bonto Jai.

“Karna kegiatan ini sudah dimulai, maka tentu harus ada keberlanjutan,” tegas dia.

Salah satu peserta berambut gondrong yang akrab disapa Nurung dari komunitas Manusia Pencinta Alam (MAPIA), mengatakan kami sangat salut dan berterima kasih dengan pemuda Desa Bonto Jai yang mampu membuat gebrakan yang luar biasa di masa pandemi covid 19.

“Pandemi Covid 19 hampir membunuh kreativitas anak-anak muda, namun tidak dengan pemuda Desa Bonto Jai. Terima kasih sudah mengundang kami,” pungkasnya.

Menjadi narasumber pada kesempatan itu yakni Ceo Boetta Ilmoe, Sulhan Yusuf. Penggiat literasi Bulukumba, Andika Mappasomba. Penulis Buku, Ade Sulmi Indrajat. Manager kelas menulis Boetta Ilmoe, Ikbal. Turut hadir Direktur Bonthain Institute, Rahman Ramlan. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. (Isml)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below