Satreskoba Bersama Dokkes Polres Jombang, Mengecek Urine Pegawai Dinas Perumahan Dan Pemukiman

Posted by: Reply 134 Views

KJ Jombang — Jum’at (20/09/2019). Satuan Reserse Narkoba bersama Tim Dokkes Polres Jombang mengecek urine bagi pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun honorer di kantor Dinas Pemukiman dan Perumahan Jalan. KH. Romli Tamim Jogoroto Jombang Jawa Timur, kemarin siang. Kamis, tanggal 19 September 2019, sekitar 12.30 WIB.

Cek urine bagi para pegawai ASN dan honorer ini, dilakukain untuk mencegah meluasnya peredaran Narkoba di instansi pemerintahan di Kabupaten Jombang ini. Petugas dari Satresnarkoba bersama Tim Dokkes Polres Jombang yang berada di kantor dinas langsung mengumpulkan para pegawai di ruang aula Dinas Parkim. Setelah diberi pengarahan, selanjutnya satu persatu pegawai diambil sampel urinenya. Urine tersebut dimasukkan ke wadah yang telah disiapkan, lalu dideteksi dengan alat khusus pendeteksi kandungan narkotika.

Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Jombang Heru Widjayanto, menyampaikan, sebanyak 43 pegawai baik ASN maupun honorer yang diambil urinenya, dan hasilnya negatif atau tidak ada yang terindikasi mengkonsumsi narkoba. Alhamdulillah, ini tadi hasilnya negatif, karena di sini, Dinas Perkim tidak ada yang mengkonsumsi narkoba. Saya juga juga sepakat dan mendukung langkah Kepolisian untuk memberantas peredaran Narkoba di kota Santri ini. Sebab, narkoba sangat merusak generasi penerus bangsa.

Heru, menjelaskan, tes urine tersebut merupakan inisiatif pihaknya untuk menepis kabar bahwa Dinas tersebut merupakan sarang narkoba. Dirinya juga mengakui ada salah satu stafnya yang tersangkut kasus Narkoba. Saya ambil inisiasi untuk staf kita yang ASN atau honorer kita lakukan tes urine,” Heru Widjayanto Kamis (19/09/2019).

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, SH, mengatakan, pihaknya melaksanakan tes urine tersebut merupakan permintaan dari Dinas Perkim. Tes urine yang bersifat dadakan ini, hasilnya negatif atau tidak ditemukan yang terindikasi mengkonsumsi narkoba.

Mochamad Mukid, berharap pengecekan urine ini tidak hanya dilakukan di dinas Perkim saja, tetapi di semua instansi pemerintahan dan dilakukan secara berkala. Jadi apabila ada yang positif terindikasi penyalahgunaan narkoba, tidak akan ditangkap, tetapi akan diobati dengan jalan rehabilitasi. Cek urine ini dilakukan untuk mencegah masuknya peredaran narkoba ke semua golongan. Mari kita bersama-sama memberantas narkoba di kota santri ini,” tutupnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below