Sosialisasi Surat Edaran Bupati Dan Penyerahan Santunan Pada Anak Yatim

Posted by: Reply 2134 Views

KJ, Jombang – Bupati dan Wakil Bupati Jombang Sosialisasikan Surat Edaran Bupati tentang Protokol Kesehatan dalam penyelenggaraan pesta perkawinan, hajatan dan pertunjukan seni dalam hajatan disertai dengan pemutaran video Sosialisasi yang dilaksanakan di Kecamatan Mojowarno, Bareng dan Kecamatan Wonosalam, Rabu (26/8/2020).

Di Kecamatan Mojowarno dan Kecamatan Bareng, Bupati Jombang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Nakertrans, Kabag Organisasi, Kabag Humas dan Protokol, dalam sambutannya Bupati mengatakan, melalui video ini, agar para Kepala Desa dapat mensosialisasikan kepada warga di desa dan membacakan Surat Edaran Bupati.  Implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020 serta adanya perubahan Perbup nomor 34 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 menginstruksikan kepada para pemimpin diatas untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 di seluruh daerah provinsi serta kabupaten dan kota di Indonesia, ujar Hj. Mundjidah Wahab.

“Untuk Kabupaten Jombang, saat ini tengah merumuskannya tentu disesuaikan dengan kearifan lokal aturan tersebut. Bupati juga mengajak semua elemen masyarakat, tetap berikhtiar menghadapi pandemi ini, dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena semua ini dalam rangka melindungi seluruh masyarakat. Saya juga mengajak undangan yang hadir untuk bersama sama mendukung gerakan Jum’at Bersedekah. Terlebih lagi dimomentum 10 Muharram.

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Sumrambah di Kecamatan Wonosalam didampingi Asisten Pemerintahan, Staff Ahli, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Peternakan dan Kepala Dinas Kominfo, mengatakan, Wonosalam ini merupakan zona putih dari penyebaran Covid-19, saya berharap masyarakat Wonosalam dapat mempertahankan status ini dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 serta menjadi contoh bagi Kecamatan lainnya.

“Saya yakin bahwa sumber daya alam Wonosalam dan potensinya yang luar biasa dimana dengan hasil alamnya berupa jenis empon-empon tanaman obat juga kopi, mungkin yang menyebabkan angka penyebaran Covid-19 bisa sangat lambat. Mungkin ini karena masyarakat wonosalam banyak sekali yang mengkonsumsi minuman yang berasal dari jenis tanaman obat. Disini mayoritas banyak sekali dalam kesehariannya mengkonsumsi jenis minuman wedang jahe, temu lawak dan temu ireng. Minuman ini yang bisa menjaga imun dari masyarakat wonosalam,” pungkas Wabup Jombang.

Dari kegiatan sosialisasi SE Hajatan, Inpres nomor 6 tahun 2020, yang disertai dengan santunan dan penyerahan bantuan thermogun untuk setiap desa di Kabupaten Jombang tersebut diharapkan seluruh desa siap menjadi desa tangguh menghadapi pendemi ini, yang nantinya juga akan diikuti sekolah tangguh, pesantren tangguh. Masyarakat semakin disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid19.

Selain sosialisasi, Bupati dan Wakil Bupati Jombang juga menyerahkan santunan pada anak yatim serta penyerahan Thermogan untuk Desa di 3 Kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Forkopimcam, Kepala Desa serta Kepala Puskesmas. Bupati maupun Wakil Bupati Jombang berharap untuk segera ditindaklanjuti untuk diteruskan informasinya ke masyarakat ditingkat Desa, utamanya kepada penyelenggaraan pesta perkawinan, hajatan dan pertunjukan seni dalam hajatan.

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below