Usaha Rumahan Ini Masih Bertahan

Posted by: Reply 401 Views

KJ, Jombang -Perajin aneka perabotan dan souvenir berbahan rotan di Jombang harus terus berinovasi menemukan bentuk dan warna baru. Sebab, kerajinan tersebut tengah dalam gempuran kerajinan berbahan rotan sintetis serta bahan plastik yang harga jualnya  lebih murah. Kamis (5/12/2019).

Perajin membuat aneka perabotan dengan berbagai bentuk yang unik dan terbaru. Aneka kerjinan ini seluruhnya berbahan rotan. Selain itu juga diberi warna-warna yang menarik. Langkah ini bertujuan agar konsumen tetap menggunakan kerajian berbahan rotan.

Sehingga setiap mulai membuat kerajinan, Ma’arif (40 tahun) warga Desa Tambakrejo, Gang Satu, Kecamatan Jombang ini harus memilih rotan yang bermutu bagus. Pembuatannya pun tidak asal jadi, melainkan dikerjakan dengan teliti dan rapi.

Perajin menyadari,  pekerjaan yang menjadi sumber penghidupannya ini tengah dalam tantangan besar. Yakni harus bersaing dengan kerajinan yang sama di pasaran. Namun bukan berbahan rotan hasil hutan, melainkan perabotan berbahan rotan sintetis dan plastik, yang diproduksi massal oleh pabrikan.

Hasil upaya keras perajin serta inovasi terus menerus,  produk kerajinan rotan masih tetap bertahan. Bahkan sejak beberapa tahun terakhir pasarnya telah menembus Pulau Bali. Selain Bali,  banyak pengguna perabotan rotan di Bekasi, Jawa Barat,  juga selalu memesan kerajinan di sini.

“Selain membuat berbagai jenis perabotan, perajin juga membuat sejumlah jenis souvenir.  Dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp. 3.500 hingga 85.000 rupiah perbuah, perajin terus mendapat pesanan dari berbagai daerah. Sehingga usaha rumahan ini masih tetap bisa bertahan.”tutur Ma’arif.

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below