2019, Meningkat Expor Kayu PT Darmi Bersaudara 

Posted by: Reply 598 Views

KJ, Surabaya – Selama tahun 2019, terutama pasca listing di lantai Bursa Efek Indonesia, kinerja ekspor perusahaan perdagangan kayu PT Darmi Bersaudara alami peningkatan signifikan, dibanding tahun 2018. 

Peningkatan ekspor kayu dipicu oleh tingginya kebutuhan kayu terhadap konsumsi kayu di pasar luar negeri. 

Perseroan mencatat, total pengapalan untuk ekspor sebanyak 227 kontainer dengan total volume 4.588,17 M3 dengan nilai ekspor 2,3 juta dollar Amerika atau setara Rp32,736 miliar.

Dalam public expose di Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya, Selasa (17/12/19) Direktur Utama merangkap Direktur Keuangan PT Darmi Bersaudara, Tbk (Persero), Nanang Sumartono Hadiwidjojo mengatakan, beberapa negara tujuan ekspor kayu PT Darmi Bersaudara yaitu, India dan Nepal.

“Ekspor kayu kita selama tahun ini naik signifikan, terutama pasar India dan Nepal.” ujarnya kepada wartawan usai public expose PT Darmi Bersaudara, Tbk di Surabaya, Selasa (17/12/19).

Ia menjelaskan, pendiri perseroan mengawali kiprahnya didunia usaha pada tahun 1998, dan bergerak di usaha perdagangan kayu. Pada tahun 2000 hingga 2002 perusahaan mulai melakukan penjualan ekspor kayu semi olahan ke pasar Asia dan Eropa.

Nanang kembali mengatakan, sementara untuk pasar domestik, perusahaan kayu dengan kode emiten saham KAYU ini, perusahaan mencatat selama 2019 volume penjualan pasar domestik mencapai 1.464.95 M3 senilai Rp6,9 miliar.

Total, kata Nanang Sumartono, sebagai akumulasi ekspor dan domestik selama periode Januari hingga November 2019 penjualan mencapai Rp39,568 Miliar.

Sementara dari sisi COGS, terang Nanang, selama Januari hingga September 2019 mencapai angka Rp21,018 Milyar, sehingga per September 2019 perseroan membukukan labar kotor sebesar Rp6,491 Milyar.

“Dengan memperhitungkan kewajiban pajak, pendapatan perseroan terakumulasi Rp4,211 Milyar selama tahun ini.” jelas Nanang S.

Untuk rencana kerja di tahun 2020, ujar Nanang, perusahaan telah merumuskan rencana kerja yaitu, meningkatkan penjualan produk utama, menjajaki pasar baru dan menciptakan produk baru, serta rencana membuka kantor cabang di India. 

“Untuk target penjualan di tahun 2020, kami menargetkan net sales Rp114,660 Milyar.” ungkapnya. (Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below