KJ, Jakarta – Indosat Ooredoo yang berulang tahun ke-53 hari ini, melalui tema “Rising Up Indonesia”, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap bersemangat dan bangkit bersama membangun bangsa, menyongsong masa depan yang lebih baik dan mewujudkan masyarakat digital.
President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama pada acara puncak perayaan HUT secara virtual mengatakan, tidak hanya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, Indosat Ooredoo terus bangkit berkarya di 53 tahun usianya, menghadirkan layanan terbaik kepada pelanggan dan memberikan kinerja terbaik bagi seluruh pemangku kepentingannya.
“Di tengah persaingan ketat dan tantangan pandemi, perusahaan terus mampu menjaga momentum pertumbuhan dan terus berada pada jalur yang tepat mewujudkan strategi turnaround.”ujarnya dalam siaran pers Indosat Ooredoo yang diterima redaksi kabarjagad.id, Jumat (20/11/20).
Ia menambahkan, hal ini terbukti pada kinerja Q3/2020, di mana Indosat Ooredoo berhasil menjadi operator dengan pertumbuhan pendapatan tertinggi di industri, yaitu meningkat sebesar 9,2%.
Bahkan Perusahaan mencatat pertumbuhan double digit sebesar 12,9% untuk pendapatan seluler dan 17% untuk pertumbuhan EBITDA.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia menghadapi masa sulit ini, menyediakan berbagai kemudahan untuk terus dapat berkomunikasi melalui teknologi dan inovasi layanan yang semakin memudahkan, mendekatkan yang jauh dan menjaganya tetap terhubung,”terangnya.
Ahmad Al-Neama kembali mengatakan, komitmen mendukung pemerintah dan masyarakat melewati pandemi telah dilakukan Indosat Ooredoo sejak awal pandemi melanda Indonesia dan masih terus berlanjut hingga saat ini.
Perusahaan, kata Ahmad, selalu memastikan kualitas jaringan dan layanan terbaik bagi pelanggan seluler maupun korporasi, termasuk mendukung UMKM untuk tetap bertahan di masa sulit ini.
Tidak hanya itu, tutur Ahmad Al-Neama, dukungan sosial juga disalurkan melalui lembaga resmi pemerintah untuk penanganan pandemi dan dukungan terhadap Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) guna membantu jutaan guru dan siswa di seluruh Indonesia.
“Termasuk bantuan kepada lembaga pendidikan Madrasah di berbagai wilayah.”ungkapnya.(Tri)












