Bagus Soepomo: Pariwisata Di Jatim Mulai Pulih

KJ, Surabaya – Praktisi Pariwisata Jawa Timur, Bagus Soepomo menilai, sektor pariwisata di Jawa Timur (Jatim) tiga bulan terakhir mulai kembali pulih, setelah sebelumnya terpuruk sejak bulan Maret-Juli 2020, atau di awal-awal masa pandemi Covid-19.

“Dari pantauan saya ke sejumlah destinasi wisata di Jatim, wisatawan sudah kembali berkunjung ke objek-objek wisata. Itu artinya sektor pariwisata di Jatim saat ini kembali pulih.”ujarnya kepada kabarjagad.id, Jumat (20/11/20).

Bagus Soepomo yang juga Direktur Surabaya Hotel School (SHS) menjelaskan, indikator pulihnya sektor pariwisata di Jatim terlihat dari okupansi hotel di daerah kota wisata yang ada di Jatim.

Ini terlihat dari okupansi hotel, kata Bagus Soepomo, dimana saat awal pandemi okupansi hotel anjlok dibawah 20%, kini sudah up kembali menjadi 60-70% okupansi hotel di Jatim.

“Bayangkan jika okupansi hotel dibawah 20%, ya bangkrut lah. Tapi sejak Agustus hingga November ini okupansi hotel mulai membaik yaitu, di angka 60 sampai 70%.”terang Bagus Soepomo.

Dirinya kembali mengatakan, meski okupansi hotel di Jatim sudah membaik, namun dari sisi event atau kegiatan di hotel memang masih belum ramai, karena kan masih disiplin protokol kesehatan dimana ada pembatasan jumlah orang yang berkunjung ke hotel.

Bagus Soepomo menambahkan, kami juga akan memantau apakah disiplin protokol kesehatan nya diterapkan secara ketat di setiap hotel, atau objek wisata.

Jadi, jelas Bagus Soepomo, yang ramai hanya tingkat hunian kamar hotel (okupansi) saja, sedangan untuk event belum meningkat.

“Okupansi meningkat untuk semua hotel bintang lima, empat, dan tiga. Terutama di daerah wisata seperti, Batu- Malang, Bromo, Probolinggo hingga Banyuwangi.”terangnya.

Bagus Soepomo kembali menjelaskan, dirinya bersama Disbudpar Provinsi Jawa Timur melakukan cek ke lapangan melihat langsung kunjungan destinasi-destinasi wisata.

Tempat yang dikunjungi, tutur Bagus Soepomo, Nganjuk, Magetan, Tulungagung, Pacitan, Trenggalek, Madiun. Dan untuk pekan depan kami akan melakukan perjalanan ke Lumajang, Situbondo, dan Banyuwangi.

“Bersama Disbudpar Jatim kami akan memantau langsung perkembangan pariwisata, terutama jelang akhir tahun. Kita akan lihat seberapa jauh disiplin protokol kesehatan nya, terutama di hotel-hotel maupun objek wisata.”ungkapnya.(Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below