Dihadiri Gubernur Jatim, BI Luncurkan ‘Rumah Kurasi’

Posted by: Reply 68 Views

KJ, Surabaya – Dalam rangka memperkuat daya saing produk UMKM, Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur meluncurkan ‘Rumah Kurasi’ di Hotel Grand Surya, Kediri, Selasa sore (27/07/21). Peluncuran Rumah Kurasi langsung dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Seperti diketahui, Rumah Kurasi ini menjadi rumah kurasi pertama dan satu-satunya yang ada di Indonesia yang diharapkan akan mampu meningkatkan standarisasi kualitas dan daya saing produk-produk UMKM Jawa Timur di pasar nasional maupun internasional.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, bahwa inisiasi program ini membutuhkan proses yang panjang.

“Ide Rumah Kurasi muncul setelah memetakan bahwa sejatinya ada pasar yang potensi untuk disasar oleh produk lokal Jatim, namun banyak yang tidak bisa diproses karena masalah standar kualitas dan semacamnya.”ujarnya, Selasa sore (27/07/21)

Difi menambahkan, kendala yang sering muncul adalah karena harus ada peningkatan kualitas dan standarisasi. Kadin nanti akan jadi agregator.

“Namun Nggak mungkin kita kembangan UMKM kecil tanpa agregator. Dan Rumah kurasi ini alhamdulillah satu satunya rumah kurasi di Indonesia,” ungkap Difi. 

Sementara Gubernur Jatim, Khofifah mengatakan, dengan adanya Rumah Kurasi, kondisi ini menunjukkan bahwa pandemi tidak menghalangi kita untuk terus produktif serta berkarya demi mendukung ekonomi, khususnya Pemulihan Ekonomi Nasional melalui UMKM.

“Melalui program rumah kurasi, UMKM Jawa Timur tidak perlu khawatir jika ingin mendapatkan sertifikat kurasi produk secara mudah, serta berkualitas, meski ditengah kebijakan pembatasan yang sedang kita hadapi,” kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, untuk bisa memanfaatkan Rumah Kurasi ini, UMKM cukup mendaftarkan produk unggulannya secara online di www.rumahkurasi.com dan mengikuti proses kurasi. Selanjutnya para pelaku UMKM yang telah mendaftar di Rumah Kurasi ini akan difasilitasi proses kurasinya oleh kurator, asesor dan juga instruktur yang bersertifikat.

“Seperti yang telah disampaikan oleh Pak Difi, program rumah kurasi dilaksanakan dengan fokus pada ekosistem dan kolaborasi. Hal ini terlihat dari Bank Indonesia Jawa Timur yang bekerjasama dengan Kadin serta BNSP dalam melakukan sertifikasi. Semua hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses kurasi dilakukan oleh kurator profesional yang melakukan penilaian terhadap produk UMKM secara objektif dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Jatim tersebut.(Trs)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below