Dihantam Pandemi, Penjualan Mobil Di Jatim Semester 1 Anjlok

KJ, Surabaya – Penjualan mobil di Jawa Timur selama semester 1 tahun 2020 anjlok hingga 50 persen, dibanding periode yang sama tahun 2019.

Kepala Cabang Auto 2000 Basuki Rahmat, Iksir Imanuwell Thouby mengatakan, anjloknya penjualan mobil untuk semua merek, karena daya beli masyarakat yang turun drastis, akibat pandemi Covid-19.

“Sangat turun drastis dibanding periode yang sama tahun lalu.”ujarnya saat dihubungi via telpon, Selasa (15/09/20).

Ia menjelaskan, selain daya beli masyarakat rendah, rate bunga yang tinggi juga mempengaruhi perusahaan pembiayaan, akibatnya pasar mobil juga lesu.

Terbukti, jelas Iksir Thouby, sampai dengan bulan Juli tahun ini, pencapaian market mobil di Auto 2000 sendiri hanya sekitar 45%, turun 50% penjualan dibanding bulan Juli tahun lalu.

Iksir Thouby menerangkan, penjualan mobil mulai Januari hingga Maret 2020 masih terbilang meningkat. Setiap bulan penjualan mobil bisa tembus 900 unit, Juni-Juli hanya bisa terjual 600 unit.

Dirinya mengakui, di satu semester tahun ini hanya bisa jualan tembus angka 4500 unit saja. Berbeda dengan tahu lalu yang bisa tembus 8500 unit mobil terjual.

Tahun lalu, kata Iksir Thouby, setiap bulan penjualan bisa mencapai 1500 unit per bulannya. Namun tahun 2020 karena dihantam pandemi, setiap bulan hanya mampu 750 unit. “Jadi anjlok 50% di semester pertama tahun ini.”tuturnya.

Untuk itu, dengan turunnya pasar automotif, Auto 2000 cabang Basuki Rahmat Surabaya melakukan revisi target penjualan tahun 2020.

“Jadi sampai dengan akhir tahun 2020, kita targetkan penjualan mobil di Surabaya hanya 10 ribu unit saja. Ini saja sudah cukup baik, mengingat pandemi Covid-19 masih menghantui bumi yang kita cintai ini.”ungkapnya.(Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below