KJ, Surabaya – Festival Ekonomi Syariah kembali akan digelar tahun ini, namun karena masih dalam masa pandemi Covid-19, Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) yang digelar Bank Indonesia (BI) mulai tanggal 05-10 Oktober 2020, Fesyar dilakukan secara virtual.
Imam Subarkah, selaku Ketua Fesyar Regional Jawa 2020 menyampaikan bahwa , dalam mendukung akselerasi ekonomi syariah, Bank Indonesia juga terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta stakeholders lainnya, antara lain seperti sinergi program OPOP yang memiliki potensi yang sangat besar dengan tiga pilar utama yang dimilikinya.
“Fesyar 2020 kali dilakukan secara virtual, dengan total peserta 82 dari berbagai pelaku usaha di Indonesia.”ujarnya saat jumpa pers BI Jatim secara virtual, Rabu (30/09/20).
Ia menjelaskan, meski secara virtual, gelaran Fesyar Regional Jawa 2020 sendiri, terdiri dari Sharia Forum dan Sharia Fair. Sharia Forum merupakan rangkaian kegiatan seminar, talkshow & workshop serta business ccoachin.
Sedangkan Sharia Fair menghadirkan virtual expo, fashion show, coaching clinic dan business matching. Difi menyampaikan bahwa “kegiatan Fesyar Jawa 2020 merupakan penyelenggaraan Fesyar virtual pertama setelah memasuki tahun ke tujuh.
Imam Subarkah menambahkan, Fesyar tahun ini juga mengedepankan engagement antara Bank Indonesia dengan pelaku usaha, UMKM serta masyarakat luas lainnya.
“Selain itu, pengembangan UMKM dan pendalaman ekonomi syariah tidak hanya berhenti pada momen Fesyar saja, namun Bank Indonesia berkomitmen untuk menindaklanjuti dan melakukan pendampingan sampai UMKM on boarding”.kata Imam Subarkah.
Sementara itu Harmanta, Deputy Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menambahkan, bahwa berbagai upaya dalam mendukung UMKM go Global dan UMKM go digital juga dilakukan dalam rangkaian kegiatan Fesyar.
Pada tahun ini UMKM akan mendapatkan kelas business coaching secara khusus mulai dari branding, persiapan on boarding di marketplace, dukungan standarisasi produk makanan minuman yang layak edar, standarisasi halal, hingga cara bagaimana meraih pasar global”.
“Kami mengundang seluruh masyarakat dimanapun berada, karena acara Fesyar yang virtual jadi tidak terbatas ruang, sipapun bisa untuk turut serta meramaikan kegiatan Fesyar Regional Jawa 2020.”ungkao Harmanta.(Tris)












