Fesyar Perkuat Sistem Ekonomi Keuangan Syariah Indonesia

Posted by: Reply 137 Views

KJ, Surabaya – Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 yang berlangsung di Convention & Exibition Grand City Surabaya mulai tanggal 6-9 November diharapkan dapat memperkuat sistem ekonomi keuangan syariah Indonesia.

Untuk itu, Bank Indonesia (BI) terus menjaga komitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, melalui kerjasama dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

Deputi Gubernur Bank Indonesia pada opening ceremony Fesyar Indonesia 2019, Dody Budi Waluyo mengatakan,
Fesyar Indonesia 2019 merupakan wajah baru dari pelaksanaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di daerah, yang telah terselenggara sukses di Surabaya dalam lima tahun terakhir dan melahirkan beragam inisiatif yang menjadi rujukan nasional.

“Penyelenggaraan Fesyar Indonesia 2019 merupakan salah satu strategi dalam memperkuat dan mempromosikan sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.”ujarnya kepada wartawan di Grand City Surabaya, Rabu malam (06/11/19).

Ia menjelaskan, ada tiga pilar utama untuk memperkuat sistem keuangan syariah yaitu, memperkuat pondasi sektor usaha syariah pada pertumbuhan yang berkesinambungan melalui penguatan halal value chain, Kedua, meningkatkan alternatif pembiayaan dan kestabilan pasar keuangan syariah, komersial maupun sosial melalui ZISWAF, dan mengoptimalkan kualitas pengembangan ekonomi syariah berbasis kajian dan riset.

“Pentingnya komitmen yang kuat dalam mewujudkan sinergi antar pemangku kepentingan di Indonesia untuk lebih meningkatkan peranan ekonomi, dan keuangan syariah bagi perekonomian nasional.”terangnya.

Dody BW menambahkan, sinergi yang kuat dalam naungan KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah) tentunya menjadi penting untuk terus dijaga, dan menjadi modal yang besar dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia di masa yang akan datang.

Optimisme perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, kata Dody, semakin kuat seiring dengan penghargaan yang baru saja diterima oleh Indonesia dari Global Islamic Finance Report (GIFR) 2019, yang mendudukan Indonesia sebagai negara peringkat pertama di dunia dalam mengembangkan ekosistem keuangan syariah.

“Peringkat Indonesia bahkan naik cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di peringkat ke enam.” jelasnya.

Dirinya kembali mengatakan, perbankan syariah masih memliki ruang yang sangat besar untuk mengembangkan keuangan syariah. Disamping itu, Islamic finance juga memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung keuangan syariah di Indonesia.

“BI bersama KNKS mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi pada festival ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia ini.(Tris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below