Ekbis  

John Thamrun: Perlu Intervensi Dari Pemkot Surabaya Agar UKM Bergerak Maju Saat Pandemi

KJ, Surabaya – Intervensi Pemkot Surabaya terhadap kemajuan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) sangat diperlukan, terutama dalam masa sulit pandemi Covid-19 saat ini.

Pasalnya, pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di kota Surabaya membuat para pelaku UMKM kesulitan untuk memasarkan barang daganganya. 

Hal ini mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, John Thamrun.

Menurutnya kesehatan dan ekonomi harus bisa berjalan beriringan, karena keduanya sama – sama penting dalam perputaran roda ekonomi.

“Kesehatan dan ekonomi seperti dua sisi mata uang, dalam kondisi seperti ini keduanya harus bisa berjalan. Untuk itu perlu keseriusan dari semua elemen masyarakat terutama pemeritah daerah,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/03/21).

John Thamrun menjelaskan, dalam masa pandemi seperti ini UMKM yang ada harus diperhatikan, dengan cara pemerintah kota harus hadir di dalam pemasaran produk – produk UMKM itu sendiri.

“Dalam hearing juga sudah disampaikan oleh Disperindag yang akan menyiapkan e-marketing dan ini memerlukan kecepatan dari pelaku UMKM dimana jika ada order yang masuk dalam e-marketing tersebut harus ditanggapi,”terang politisi PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Jhon Thamrun kembali mengatakan, supaya keperluan daripada si pembeli itu sendiri cepat dipenuhi. Dalam hal ini harus ada batasan waktu, karena dalam e-marketing itu diberi waktu batasan order selama 15 menit.

“Jika dalam batasan waktu yang disediakan itu tidak bisa dipenuhi maka orderan tersebut akan hilang,” terangnya.

Menurut politisi PDIP yang akrab disapa Pak JT ini, perlu adanya keseriusan dari para pelaku UMKM dalam menerapkan e-marketing nantinya.

Dimana saat mendapatkan order atau pesanan segera tanggap, dan kesulitan dilapangan tidak semua pelaku UMKM paham tentang e-marketing.

“Disinilah letaknya saya meyarankan agar pemerintah kota hadir didalam melakukan pelatihan kepada seluruh pelaku UMKM sehingga mereka bisa bagaimana mengoperasikan e-marketing atau digital marketing tersebut,” jelasnya.

Selama ini memang para pelaku UMKM mengalami kesulitan dalam memasarkan barang daganganya. 

“Inilah peluang karena pemkot Surabaya akan membeli produk – produk mereka yang bergabung dalam e-marketing nanti,” pungkasnya.(Trs)

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan