KJ, Jakarta – Guna tetap survive di masa pandemi Covid-19, korporasi marine Wintermar terus menjaga kinerja perusahaan, agar tetap leading secara bisnis.
Direktur Keuangan Wintermar, Janto Lili mengatakan, selama semester 1/2020 kinerja perusahaan tetap terjaga dengan baik, meski terkoreksi karena dampak pandemi virus corona Covid-19.
“Perusahaan menjelaskan tindakan-tindakan yang diambil oleh manajemen di beberapa bulan ke belakang adalah, untuk menekan biaya dan menjaga kas untuk menanggulangi dampak dari COVID-19.”ujarnya saat jumpa pers Wintermar di acara Pubex 2020 Bursa Efek Indonesia (BEI) secara virtual, Selasa (25/08/20).
Ia menjelaskan, walaupun terdapat penurunan tajam pada harga minyak dan pembatalan beberapa kontrak, Perusahaan telah dapat memenangkan kontrak-kontrak jangka pendek, dan tetap berpartisipasi dalam tender untuk kontrak-kontrak yang jangka waktunya lebih panjang.
“Dengan hal ini Perusahaan telah menjaga arus kas yang positif.”tegasnya.
Janto Lili kembali mengatakan, armada Wintermar membantu melayani industri hulu minyak dan gas bumi.
Di Asia Tenggara, kata Janto Lili, Wintermar saat ini berada di peringkat ke-7 dilihat dari jumlah kapal dan telah membangun reputasi yang kuat sebagai perusahaan yang berkualitas tinggi yang beroperasi internasional.
Janto Lili menambahkan, dengan net gearing ratio di angka 38%, Perusahaan telah berhasil keluar dari krisis lebih ramping dan kuat serta berposisi baik bagi pemulihan di industri minyak dan gas bumi.
“Pada akhir Juli 2020, Kontrak yang dimiliki Perusahaan adalah sebesar US$ 69 juta.”ungkapnya.(Tris)












