Ekbis  

Lark, Solusi Cepat Kerja Perusahaan Berbasis Teknologi

KJ, Surabaya – Produktifitas dan efisiensi kerja perlu didukung dengan proses komunikasi dan kolaborasi yang baik antar pekerja, sehingga tidak terjadi kesenjangan komunikasi, dan perusahaan dapat mempertahankan serta meningkatkan kinerja bisnis mereka.

Di masa pandemi Covid-19 ini dimana protokol kesehatan harus dipatuhi, tidak menjadi hambatan perusahaan untuk meningkatkan bisnisnya, dan peluang bisnis baru yaitu, dengan menggunakan virtual meeting seperti yang dilakukan Lark saat ini.

Senior Professional Service Consultant Lark, Suryanto Lee mengatakan, untuk dapat meningkatkan produktivitas kerja di masa pandemi, perusahaan perlu menerapkan dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam ruang lingkup tempat kerja dan cara mereka bekerja, sehingga mampu menjembatani seluruh hal yang dibutuhkan untuk tetap produktif kapanpun dan dimanapun.

Terlebih, kata Suryanto Lee, di situasi yang di akibatkan oleh pandemi COVID-19 saat ini dimana perusahaan perlu melakukan pembatasan kehadiran karyawan atau penerapan bekerja dari rumah.

“Lark merupakan patform kolaborasi dengan berbagai fitur yang terintegrasi. Hal ini akan menjadi keunggulan karena pengguna dapat mengerjakan berbagai macam hal, dari membuat dan mengedit dokumen, menerima email, mengirimkan pesan, mengelola agenda, hingga menelepon, serta melakukan video conference.”ujarnya saat media briefing dengan menggunankan aplikasi Lark, Jumat (23/10/20).

Dan salah satu faktor terpenting, tambah Suryanto Lee, adalah kemudahan untuk dioperasikan oleh berbagai rentang usia. Kami mengerti bahwa sebuah platform kolaborasi harus terintegrasi dan dapat memberikan kemudahan serta kenyamanan, dan Lark memiliki
semua itu.

Suryanto Lee menjelaskan, Lark diciptakan untuk dapat membantu perusahaan agar tetap produktif. Lark menyediakan berbagai fitur seperti Messenger, Video Conference, Docs & Sheets, Penyimpanan Cloud, Kalender, Mail yang terterintegrasi.

Serta fitur real-time translation dalam beberapa pilihan Bahasa seperti, Bahasa Indonesia, Cina, Korea, Jepang, Prancis, Portugis Brasil, Jerman, Hindi, Italia, Rusia, Spanyol, Thailand, dan Vietnam. Lark tersedia dalam versi website yang dapat diakses di Windows, dan MAC, serta versi aplikasi untuk Android dan IOS dalam 11 bahasa tampilan, termasuk Bahasa Indonesia.

“Salah satu hal penting yang dimiliki Lark adalah fitur yang terintegrasi, dengan demikian segala pekerjaan dapat dilakukan dalam satu platform. Disamping itu dengan user interface yang mudah menjadikan Lark dapat digunakan oleh segala usia,”ungkap Suryanto Lee.

Sementara berdasarkan survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dirilis Maret 2019, sebanyak 64,8% dari total populasi penduduk Indonesia, atau sebanyak 171,17 juta orang, sudah melek terhadap Internet.

Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa kontribusi pengguna internet di Jawa Timur merupakan yang
tertinggi kedua dengan memberikan sumbangan hingga sebesar 13,5%.

Seiring dengan semakin meningkatnya pengguna internet Dr. Firman Kurniawan S., Akademisi, Pemerhati Budaya dan Komunikasi Digital menyatakan, bahwa penerapan teknologi tidak lagi menjadi masalah dan perusahaan justru harus segera menentukan jenis platform yang paling tepat untuk terciptanya peningkatan kualitas dan efektifitas dari sebuah komunikasi dan kolaborasi.

“Cepat atau lambat, transformasi digital pasti terjadi. Dan dengan penerapan teknologi yang tepat akan memberikan peluang bagi sebuah perusahaan untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif.”pungkas Dr. Firman.(Tris)

Bagikan

Tinggalkan Balasan