OJK-BI Dan AFTECH Gelar IFS 2020

KJ, Jakarta – Melanjutkan kesuksesan dari ajang Indonesia Fintech Summit & Expo tahun lalu (IFSE 2019), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) akan menggelar Pekan Fintech Nasional (PFN) 2020 dan Indonesia Fintech Summit (IFS) 2020.

Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Triyono Gani mengatakan, pelaksanaan gelaran tersebut didukung sepenuhnya Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai kolaborasi antara regulator, industri, dan para pemangku kepentingan lainnya di ekosistem keuangan digital Indonesia, dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, serta mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional melalui adopsi fintech.

“Kami sangat antusias dalam memberikan dukungan agar rangkaian acara PFN 2020 dapat terselenggara dengan sukses.ujarnya dalam jumpa pers virtual IFS 2020, Rabu (11/11/20).

Ia menambahkan, OJK senantiasa mendukung dan menunjang pertumbuhan industri fintech tanah air melalui berbagai pengawasan dan pembinaan, seperti mengeluarkan regulasi terkait fintech yang mengutamakan perlindungan pelanggan serta penyedia layanan, tanpa menghambat ruang gerak inovasi.

Triyono Gani kembali mengatakan, komitmen OJK terhadap industri fintech salah satunya dapat terlihat dari sudah tercatatnya 161 perusahaan fintech yang terdaftar dan berizin di OJK hingga April 2020.

Memanfaatkan momentum Harbolnas, jelas Triyono Gani, rangkaian acara PFN 2020 yang bertema “To Survive and To Thrive: Accelerating National Economic Recovery through Concerted Efforts in the Digitization of Indonesia’s Financial Services” akan berlangsung selama dua minggu berturut-turut pada 11-25 November.

“Diawali dengan kegiatan IFS 2020 pada tanggal 11-12 November, dan diakhiri dengan acara penutupan pada 25 November.”tutur Triyono Gani.

Sementara itu, Niki Luhur, Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menerangkan, selama dua minggu pelaksanaan rangkaian acara PFN 2020, berbagai perusahan fintech akan menawarkan beragam promosi menarik kepada para pelanggan seperti program diskon, cashback, promo spesial, bonus/rewards, free top-up, fee waiver, dan insentif lainnya.

Niki Luhur menambahkan, perusahaan-perusahaan fintech yang turut mendukung dan berpartisipasi dalam rangkaian acara PFN 2020 ini berasal dari sektor fintech yang berbeda-beda seperti pembayaran digital, aggregator, perencana keuangan, pinjaman online, InsurTech, payment gateway, insurance broker marketplace, property investment management, wealth management, serta klaster fintech lainnya.

“Beragam insentif, diskon dan promosi yang dihadirkan selama PFN 2020 juga merupakan upaya untuk terus meningkatkan literasi keuangan digital dan kesadaran masyarakat mengenai fintech.”kata Niki Luhur.

Dirinya menerangkan momen ini sangat penting bagi semua teman-teman fintech player karena dapat membantu mendorong awareness dan pertumbuhan fintech yang senantiasa berkembang pesat.

Pasalnya, kata Niki, jumlah fintech yang menjadi anggota AFTECH hingga saat ini sudah mencapai 362 perusahaan.

Niki kembali berharap, event ini juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai berbagai manfaat dan risiko layanan fintech.

“Serta variasi produk dan layanan yang ditawarkannya, baik bagi individu maupun bisnis seperti UMKM, yang mungkin selama ini belum sepenuhnya terjangkau oleh layanan keuangan konvensional.”ujarujar Niki Luhur, Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).(Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below