OJK: Debitur Perbankan Di Jatim Dapat Restrukturisasi Kredit

KJ, Surabaya – Di tengah penerapan PSBB, OJK Kantor Regional 4 Jawa Timur melalui konferensi secara daring terus berkoordinasi untuk mendorong Lembaga Jasa Keuangan (Perbankan, Perusahaan Pembiayaan, Pegadaian, PNM).

Hal tersebut agar proaktif dalam mengidentifikasi debitur-debitur yang terdampak penyebaran COVID-19 dan segera menerapkan POJK stimulus dimaksud agar perekonomian Jatim tetap berjalan.

“Hasilnya, implementasi restrukturisasi kredit di Jatim terus meningkat dari minggu ke minggu.”ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi, dalam.siaran pers OJK KR4 Jatim, Jumat (08/05/20).

Ia menjelaskan, sampai dengan akhir April 2020 sebanyak 360.120 debitur telah mendapatkan fasilitas restrukturisasi kredit senilai Rp10,4 triliun dengan rincian sebagai berikut, Restrukturisasi kredit Perbankan sebesar Rp7,4 triliun untuk 17.192 debitur.

Sementara, restrukturisasi kredit Perusahaan Pembiayaan sebesar Rp2,4 triliun untuk 75.899 debitur.l, dan restrukturisasi kredit PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebesar pinjaman Rp427 miliar untuk 231.729 debitur.

“Restrukturisasi kredit PT Pegadaian (Persero) sebesar Rp97 miliar untuk 35.070 debitur.”jelas Bambang Mukti Riyadi.

Dirinya kembali mengatakan, OJK juga menyampaikan kepada masyarakat agar hati-hati terhadap penawaran pengurusan restrukturisasi kredit yang mengatasnamakan OJK.

Disinyalir terdapat pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan pribadi.

Selanjutnya Kepala OJK Reginal 4 Jawa Timur menekankan kepada seluruh Lembaga Keuangan di Jawa Timur, agar pemberian kebijakan restrukturisasi ini dilakukan secara bertanggung jawab.

“Dan jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan secara sepihak.”ungkapnya.(Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below