KJ, Jakarta – Indosat Ooredoo mengoperasikan Mobil Klinik menyusul ditetapkannya status tanggap darurat bencana oleh pemerintah kota/kabupaten di beberapa wilayah di Indonesia.
Mobil Klinik Indosat Ooredoo yang tersebar di seluruh Indonesia, telah berperan aktif meringankan derita yang dirasakan masyarakat terimbas bencana.
President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan, kami sangat prihatin kepada masyarakat Indonesia yang terdampak bencana di beberapa daerah, terlebih masih dalam situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang.
“Melalui bantuan yang disalurkan melalui Mobil Klinik Indosat Ooredoo, kami harapkan dapat sedikit meringankan derita yang dirasakan sambil terus berdoa keadaan akan semakin membaik.”ujarnya dalam siaran pers Indosat Ooredoo yang diterima redaksi kabarjagad.id, Selasa (22/12/20).
Ia menjelasksn, sejumlah bencana alam telah terjadi di sepanjang bulan November sampai Desember, dimana masyarakat yang terdampak telah mendapatkan bantuan dari Mobil Klinik Indosat Ooredoo, antara lain bencana banjir di kota/kabupaten Aceh Utara, Batanghari, Tebing Tinggi, Lebak, Asahan, dan Batubara.
Selain, kata Ahmad, bencana hidrometeorologi, terdapat sejumlah bencana alam akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Gunung Ili Lewotok di Lembata, dan Gunung Merapi di Klaten serta Magelang.
“Mobil Klinik Indosat Ooredoo terus disiagakan agar bisa langsung diterjunkan membantu pemerintah daerah setempat, melakukan kegiatan tanggap darurat bencana sampai dengan masa transisi menuju pemulihan paska bencana.”terang Ahmad Al-Neama.
Sepanjang tahun 2020, terang Ahmad, program CSR di pilar Pengembangan Komunitas ini telah memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan.
“Serta mendistribusikan paket bantuan darurat kepada lebih dari 12 ribu warga yang membutuhkan di lokasi pengungsian.”ungkapnya.(Tris)












