4,87 Kg Sabu Dalam Bungkusan Teh Hijau

Posted by: Reply 141 Views

KJ, Lumajang – Polres Lumajang berhasil mengungkap sabu yang disimpan di dalam tas koper sebanyak 5 plastik berisi yang berisi sabu dengan dibungkus didalam plastik bertuliskan teh hijau.

Barang bukti sabu yang ditemukan petugas cukup besar, yakni mencapai 4,87 Kg yang ditemukan didalam sebuah rumah kosong yang beralamatkan Dusun Krajan, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh Kabupatan Lumajang. Ke-4 plastik tersebut berisikan sabu seberat masing-masing 1,04 Kg, dan 1plastik berisi sabu seberat 0,66 Kg. Berhubung satu plastik tersebut rusak.

Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.M., M.H. Menjelaskan “segala upaya dihalalkan oleh para kurir dan Bandar Narkoba untuk dapat lolos dari pemeriksaan petugas. Meski sudah semakin diperketat, namun para tersangka tidak kehabisan akal untuk menyelundupkan barang haram tersebut” ujar Arsal yang merupakan putra daerah  Kabupaten Enrekang Propinsi Sulawesi Selatan.

Sabu seberat 4,87 Kg ini diselundupkan dengan cara melapisi dengan bungkusan teh Hijau yang kemudian di susun dalam sebuah koper. Upaya

tersebut dilakukan untuk mengelabuhi pemeriksaan petugas. Tapi upaya tersebut tidak dapat mengelabuhi kami dengan mudah, karena sepintar-pintarnya pelaku kejahatan, Polri pasti lebih pintar dan dapat mencium niat jahat para pelaku Kriminalitas” Pungkas Arsal

Dengan semakin meningkatnya peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di Indonesia, saat ini sudah mencapai taraf yang sangat mengkhawatirkan. Tak terhitung lagi banyaknya jumlah korban yang jatuh, terutama di kalangan anak-anak muda. Invasi barang haram tersebut, begitu masif menerobos di semua kalangan. Mulai dari level tukang becak, hingga sekelas pejabat elit pun tak berkutik dibuatnya.

Semakin ketatnya pengawasan terhadap peredaran narkoba, membuat para kurir dan sang bandar kerja keras memutar otak untuk menyelundupkan narkoba. Alhasil para pelaku melakukan segala cara agar dapat membawa dan mensukseskan misi mereka menyelundupkan serta mengedarkan narkoba.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo, S.H menjelaskan, karena terbukti menyimpan, mengedarkan dan menggunakan Narkotika, maka pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009. Pelaku akan mendapat ancaman penjara paling singkat 4 tahun, dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah.” ujarnya

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below