Pengeroyokan Berujung Di Balik Jeruji Besi

Posted by: Reply 234 Views

 

KJ, Jombang — Kepolisian Sektor Polsek Jogoroto berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama yang terjadi dipinggir jalan Dusun Murong Timur, Desa Mayangan Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang Jawa Timur, pada Sabtu (5/1/2020) malam.

Menurut keterangan korban, Deddi Setiawan (27), dia mengaku dikeroyok oleh Tersangka Khafid Ridotulloh alias Kapiteng (25) bersama teman-temannya pada hari Minggu, tanggal 22 Desember 2019, pukul 15.30 WIB, tepatnya di pinggir jalan Dusun Murong Timur Desa Mayangan, pada saat menonton pertunjukan kesenian tradisional bantengan, Deddi tiba-tiba dipukuli dan dikeroyok oleh pelaku, ungkap Kapolsek Jogoroto AKP Bambang Setyobudi, S.H.

“Korban dipukuli pada bagian kepala secara membabi buta dengan menggunakan tangan kosong, sehingga korban tersungkur dan mengalami luka pada bagian kepala lalu warga membawanya berobat ke RS Unipdu dan melaporkan ke SPKT Polsek Jogoroto,

“Menindak lanjuti laporan penganiayaan dan pengroyokan tersebut, anggota Polsek Jogoroto melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang cangkrukan di salah satu rumah tetangganya di Dusun / Desa / Kecamatan Jogoroto Jombang dan pada hari Sabtu, tanggal 4 Januari 2020 jam 23.30 WIB anggota Polsek Jogoroto berhasil menangkap Khafid Ridotulloh alias Kapiteng yang selanjutnya dibawa ke Polsek Jogoroto guna proses lebih lanjut.

“Informasi yang didapat, antara pelaku dan korban bermusuhan. Bahkan, setahun lalu, keduanya pernah duel, namun pelaku saat itu kalah. Diduga, pelaku masih dendam lalu mengeroyok korban hingga babak belur.

“Pelaku akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan yang dilakukan secara bersama dimuka umum, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas mantan Kapolsek Diwek

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below