Polsek Kabuh Polres Jombang, Ungkap Kasus Penggelapan Sertifikat Tanah

Posted by: Reply 121 Views

Foto: Pelaku bersama barang bukti sertifikat tanah diamankan polisi (Kabarjagad.id).

KJ, Jombang – Kasus dugaan penggelapan sertifikat tanah dengan pelaku Julaikah (33), warga Dusun Prayungan Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, dilaporkan oleh Suparti (51) ke Polsek Kabuh Polres Jombang.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Kabuh AKP Darmawan, Menurutnya, pada Rabu (20/1/2021), sekitar pukul 08.00 WIB, telah menerima laporan kejadian penggelapan sertifikat tanah di rumah Pelapor atas nama, Suparti (51), warga Dusun Prayungan Desa Kedungjati Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang.

Suparti dalam keterangan nya mengatakan, diperkirakan sekitar bulan Nopember 2019 sekitar pukul 15 .00 WIB, pelapor akan menggadaikan SHM atas nama suaminya ke BRI, namun Julaikah (pelaku) mengatakan jangan digadaikan di BRI, soalnya ruwet.

Kalau mau nanti tak bantu tak carikan gadai di temanku saja, murah bunganya kata terlapor, kemudian pelapor mau dan menyerahkan SHM tersebut kepada pelaku untuk digadaikan.

Besoknya, Suparti mananyakan uang gadai kepada Julaikah dan bilang belum cair. Padahal SHM miliknya sudah di gadaikan kepada IDA warga Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang sebesar Rp 33.000.000.

Lebih lanjut korban mengatakan kalau uang tersebut di pakai sendiri oleh terlapor tanpa seijinnya. Dia selalu menanyakan namun jawabannya belum cair. Dia kemudian meminta SHM nya untuk dikembalikan. Selalu bilang masih di urusi.

Dari laporan itulah, Polsek Kabuh melakukan penangkapan terhadap Julaikah bersama barang bukti 1 (satu) buah sertifikat Hak Milik Nomor 1228 atas nama LAMIDI (suami pelapor).

Akibat kejadian itu, Korban mangalami kerugian karena tidak bisa menggadaikan sertifikatnya dan rencananya uang itu akan digunakan membuat kamar mandi.

Pelaku diduga melanggar Pasal 372 KUHP, barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan dengan pidana penjara selama empat tahun kurungan, kata Kapolsek Kabuh.(dpa).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below