Unit Reskrim Polsek Wonosalam Polres Jombang, Berhasil Ungkap Kasus Ilegal Logging

Posted by: Reply 331 Views

Foto pelaku saat diamankan di Mapolsek Wonosalam Polres Jombang Jawa Timur

KJ, Jombang — Empat glondongan kayu jati tidak bersurat dengan ukuran bervariatif diamankan aparat Kepolisian Sektor  Wonosalam Polres Jombang pada, Kamis (30/1/2020).

Kapolsek Wonosalam AKP Luwu Nurwibowo, S.H., menjelaskan, Pada hari Kamis, tanggal 30 Januari 2020 sekitar pukul 15.00 WIB Pelapor di petak 32C Dusun Sidolegi untuk membongkar bibit kayu putih, setelah selesai sekitar pukul 17.00 WIB dalam perjalanan pulang menjumpai Sutriman (46), sedang mengangkut 1 kayu jenis jati dengan menggunakan sepeda motor di jalan / Alur petak 32C tanah turut Dusun Sidolegi Desa  Sumberjo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.

“Setelah itu dilakukan pengejaran dan penangkapan terhadap Sutriman diamankan barang bukti 1 glondongan kayu jenis jati dengan ukuran panjang 2 meter berdiameter 19 centimeter = 0,062 m3 dan 1 (satu) unit sepeda motor merek Kawasaki Kaze ZX, 130cc. Nomor Rangka: MH4AN130C6KP17166, Nomor Mesin: AN130BEP35350.

AKP Luwu Nurwibowo juga menjelaskan, dari hasil interogasi, Sutriman mengaku mengambil kayu tersebut dari kawasan hutan petak 33F Dusun Sidolegi Wonosalam, kemudian Kanit Reskrim bersama anggota melakukan penggeledahan dirumah Sutriman tepatnya di Dusun Sidolegi RT 01 / RW 04, Desa Sumberjo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang dan ditemukan barang bukti 4 (empat) glondongan kayu jenis jati dengan masing-masing ukuran panjang 2,30 meter dengan diameter 13 centimeter = 0,036 m3, 1 buah Gergaji dan 1 buah Kapak, selanjutnya terlapor Sutriman beserta Barang bukti di bawa ke Polsek Wonosalam guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Mengambil, menebang, memotong, memanen atau memungut kayu jenis jati dari hutan produksi tanpa memiliki hak atau ijin dari pejabat yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam pasal: 82 (1) huruf c, Jo pasal 12 huruf c undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, ditambah denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar,” pungkas Kapolsek Wonosalam, Jum’at (31/1/2020).

(foto barang bukti)

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below