Kabarjagad, Kediri – Candi Surowono adalah sebuah candi Hindu peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Candi ini dibangun pada abad ke-14 sebagai tempat pendharmaan Bhre Wengker, paman dari Raja Hayam Wuruk.
Candi Surowono memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Menurut Kitab Negarakertagama, candi ini dibangun pada tahun 1390 M sebagai tempat pemujaan Bhre Wengker, yang meninggal pada tahun 1388 M. Candi ini juga pernah dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada tahun 1361 M.
Candi Surowono memiliki arsitektur yang khas dengan ukuran 8 x 8 meter dan tinggi 4,72 meter. Candi ini dibangun menggunakan batu andesit dan memiliki relief yang indah, seperti relief Arjuna Wiwaha, Sri Tanjung, dan Bubuksah.
Relief Candi Surowono menggambarkan berbagai cerita kehidupan sehari-hari, mitologi, dan ritual keagamaan. Relief ini dipahat pada dinding candi dengan sangat halus dan memiliki makna yang dalam.
Saat ini Candi Surowono hanya menyisakan bagian kaki candi dan lapik candi saja. Pada dinding kaki candi terdapat relief Sri Tanjung, Bubuksah Gagangaking dan Arjuna Wiwaha dalam lapik-lapik.
Bagian lapik candi dipahat relief dalam panil tentang Tantri, ghana dan motif ornamental seperti flora, fauna maupun kendil.
Bagian selatan candi terdapat fragmen dan blok batu komponen bangunan dari Candi Surowono.
Balok-balok beton dan taman yang cukup asri menunjukkan bahwa telah ada perhatian yang cukup memadai dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.
Meskipun demikian candi surowono juga menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang populer di wilayah Kabupaten Kediri Jawa Timur.(mar)












