Di Ponorogo Hari Ini 2  Pasien Covid Sembuh, 2 Lainya Positif

Bupati Ponorogo Drs H Ipong Muchlissoni

Bupati Ipong Aktif Memantau dan Mengabarkan

KJ, Ponorogo – Bupati Drs H Ipong Muchlissoni mengabarkan jika hari ini, Minggu 21 Juni 2020 terdapat 2 pasien yakni no 23 dan no 17 dinyatakan sembuh. Hal ini tentunya dapat menggembirakan orang nomor satu di Ponorogo ini dan masyarakat. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, diwaktu yang bersamaan masih terdapat penambahan 2 kasus baru terkonfirmasi positif Covid 19.

“ Alhamdulillah, Sore hari ini baru saja saya mendapatkan kabar bahwa Pasien no.23 juga telah dinyatakan sembuh dari covid 19, setelah hasil pemeriksaan PCR 2 kali berturut-turut dinyatakan negatif. Yang bersangkutan adalah ibu dari santri Temboro yang berasal dari Jabung (Mlarak) yang selama ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kemudian berikutnya ( hari ini,red) pasien no. 17 juga dinyatakan sembuh, yang bersangkutan adalah santri Temboro yang berasal dari Cekok, Babadan,” jelas Bupati Ipong melalui sejumlah awak media, tak terkecuali media kabarjagad.id, hari ini pukul 16.04 WIB. 

Dengan demikian, lanjut Bupati, berdasarkan data kasus konfirmasi COVID-19 di Ponorogo per hari ini Minggu 21 Juni 2020, total sebanyak 37 pasien, sembuh 22 pasien, isolasi di rumah sakit 13 pasien dan yang meninggal 2 pasien. Terkait dengan itu,
Bupati meminta kepada seluruh masyarakat Ponorogo untuk disiplin mematuhi protocol kesehatan, bersatu melawan covid 19.” Mari semangat menuju Ponorogo Zona Hijau dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.tetap bersatu melawan covid 19,” lanjut Bupati Ipong yang juga politisi Partai Nasdem ini.

Sebelumnya, Bupati Ipong sempat merasa prihatin karena mendapat laporan jika hari ini Minggu 21 Juni 2020 terdapat penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif Covid19 di Kabupaten Ponorogo. Keduanya adalah seorang perempuan, 65 tahun, Sumberejo (Balong). Sehari-hari sebagai ibu rumah tangga.

Pasien ini sempat mengeluh pada pencernaan, dan saat dilakukan pemeriksaan di rumah sakit swasta, didiagnosa ternyata kanker usus, kemudian dirujuk ke Surabaya untuk di operasi. Namun saat akan dilakukan operasi, dilakukan pemeriksaan PCR dan hasil dinyatakan positif.

Hasil tracing terdapat 4 kontak erat (suami, menantu dan cucu), saat ini sudah diedukasi untuk isolasi mandiri di rumah.
Kemudian, pasien terkonfirmasi positif berikutnya adalah seorang laki-laki, 62 tahun, Turi (Jetis). Pasien ini sebelumnya bekerja di Surabaya sebagai tukang becak. Pulang ke Ponorogo seminggu yg lalu naik bus umum sudah dalam keadaan demam dan batuk. Sempat isolasi mandiri di rumah namun karena tidak membaik kemudian dirujuk dan dirawat di RS Aisyiyah dan hasil pemeriksaan PCR dinyatakan positif.Hasil ontact tracing ada 12 orang (istri, anak-anak dan keluarganya), saat ini sudah diedukasi untuk isolasi mandiri di rumah.

“Terima kasih dan tetap semangat saya ucapkan kepada seluruh tenaga kesehatan.
Terima kasih kepada masyarakat yang sudah disiplin dan taat pada anjuran pemerintah dan protokol kesehatan.
Kepada masyarakat yang belum patuh, saya himbau untuk mulai sekarang menerapkan disiplin diri. Mari saling mengingatkan, menjaga dan menyelamatkan satu sama lain. Yang muda menjaga yang tua, yang sehat menjaga yang rentan. “BERSATU LAWAN COVID19”, himbau Bupati Ponorogo Drs H Ipong Muchlissoni. (Agus Zahid)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below