Jatim  

Dihantarkan Tetangga, Cak Nur Nyoblos Di TPS 08 Diiringi Sholawat Nabi

Cak Nurochman Calon Wali Kota Batu saat menyapa warga disekitar TPS 08 Desa Sumberejo Kota Batu. (Fur/kabarjagad)

Kabarjagad, Kota Batu – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) saat ini sedang berlangsung, dan saat ini memasuki tahapan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Calon Wali Kota Batu nomor urut 01, Nurochman (Cak Nur) bersama keluarga mendatangi TPS untuk menggunakan hak suaranya.

Sebelum berangkat ke TPS, Cak Nur mendapat kejutan dari warga sekitar untuk dihantarkan bersama-sama dan diiringi dengan baca’an Sholawat Nabi menuju ke TPS 08 di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (27/11/2024) pagi.

Cak Nur mengungkapkan bahwa dirinya tidak merasakan kendala yang berarti dalam menghadapi Pilkada Kota Batu. Ia merasa bahwa semua ini adalah berkat Rahmat dari Yang Maha Kuasa Tuhan Semesta Alam, serta dukungan dari masyarakat.

“Alhamdulillah tidak menemukan kendala, berkat Rahmat Allah dan semesta yang memberikan Ridho-Nya kepada kami sehingga saya menjalani tahapan pilkada dengan nyaman tanpa beban, fresh saja,” ungkapnya.

Sebelum Cak Nur bersama keluarga pergi ke TPS, ia juga memanjatkan doa agar proses Pilkada berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Batu. Sungkeman kepada kakaknya juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah meninggal. 

Selain itu, Cak Nur juga mengucapkan terima kasih atas hasil survei yang menempatkannya sebagai kandidat teratas. Ia menambahkan pula, hasil survei dari lembaga tersebut merupakan cerminan dari proses-proses yang ada di masyarakat. Dan ia meyakini profesionalitas dari lembaga survei tersebut. “Saya kira juga, lembaga survei akan tetap profesional menjalankan itu. Terima kasih ada lembaga survei yang menggambarkan kondisi lapangan sesungguhnya, itu cerminan proses yang ada di masyarakat,” ungkapnya. 

Sementara itu, Siti Fauziah, istri Cak Nur, juga memberikan dukungan penuh dan menekankan pentingnya karakter asli Cak Nur tetap terjaga dan apa adanya meski nanti menjadi Walikota, serta diharapkan menjadi pemimpin yang amanah dan dekat dengan masyarakat.

“Saya berharap agar Cak Nur tetap menjadi dirinya sendiri. Kami aslinya dari desa, Meskipun nantinya menjadi Walikota, Cak Nur tetap apa adanya dari sumberejo, karakter Cak Nur tidak harus dirubah dan yang penting amanah”, tandasnya. (Fr)

Bagikan

Tinggalkan Balasan