Kemenag Madiun Perbolehkan Menikah Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

KJ, Madiun – Pasangan calon pengantin di kota Madiun Jawa Timur yang ingin melangsungkan pernikahan tidak mengalami  lagi kesulitan di Pandemi Covid-19.

Pasangan pengantin Nor Juus Slam (kanan) menandatangani buku nikah Fitriya Nur Aswin di depan wali nikah Pujiyanto. S.Ag. M.HI (kiri), Rabu (10/6/2020).

Usai rangkaian prosesi akad nikah di Mushola Hidayatullah, jalan Jati siwur RT 5, RW 2 taman kota Madiun.

Kepala Kementerian Agama Kota Madiun Drs. Munir, M.Hum dalam wawancaranya ke media ini menjelaskan, Pemerintah mengizinkan diselenggarakannya prosesi akad nikah di tengah pandemi COVID-19 dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan dan cukup dihadiri 10 orang saja.

Bukan hanya itu, pasangan calon pengantin harus atau orang tua datang ke kelurahan atau Kantor Desa untuk mengurus dokumen N1. Selanjutnya membuat pernyataan kepada lurah atau kepala desa untuk tidak melakukan resepsi pernikahan.

Akad dilanjutkan di KUA (Kantor Urusan Agama) dan dihadiri hanya 6 orang, yaitu 2 mempelai, wali nikah, 2 saksi dan P3NK

Sementara itu, bagi masyarakat non-muslim yang hendak menikah diharuskan membuat pernyataan kepada lurah atau kepala desa setempat untuk tidak mengadakan resepsi pernikahan.

Upacara akad nikah dilaksanakan ditempat ibadah masing-masing dan mengikuti protokol dan untuk pencatatan perkawinan di Dispendukcapil kota Madiun hanya mempelai berdua, pungkas Drs. Munir, M.Hum (Djay)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below