Pisah Sambut Kajari Batu, Wali Kota Nurochman Perkuat Sinergi Kawal Pemerintahan Bersih

Wali Kota Batu Nurochman bersama Wawali Heli Suyanto dan Kajari Batu Arya Wicaksana saat foto bersama dengan jajaran Forkopimda dan seluruh yang hadir dalam acara Pisah Sambut Kajari Batu. (Foto: Fur/Kabarjagad)

Kabarjagad, Kota Batu – Suasana hangat menyelimuti Gedung Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, pada Kamis (5/3/2026) dalam acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu dalam sebuah seremoni penuh apresiasi. Tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah dari Dr. Andi Sasongko, S.H., M.H., yang kini mengemban tugas di Kejati Lampung, kepada Arya Wicaksana, S.H., M.H. sebagai Kajari Batu yang baru.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Batu Nurochman, S.H., M.H., Wakil Wali Kota Heli Suyanto, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta seluruh Camat dan Lurah/Kepala Desa se-Kota Batu.

Acara pisah sambut ini diwarnai suasana haru saat Dr. Andi Sasongko memberikan sambutan melalui sambungan daring dari tempat tugas barunya di Kejati Lampung. Meski raga tak hadir di tengah sejuknya udara Kota Batu, pesan yang disampaikan terasa sangat mendalam.

Dr. Andi Sasongko mengungkapkan bahwa delapan bulan masa jabatannya di Kota Batu bukan sekadar perjalanan karier, melainkan perjalanan pulang ke sebuah keluarga besar.

“Setiap pertemuan memiliki masa, dan setiap kebahagiaan memiliki muara. Selama delapan bulan ini, saya merasa bukan sekadar menjadi pimpinan, tetapi bagian dari keluarga besar yang luar biasa di Kota Batu,” ungkap Andi dengan nada bergetar.

Salah satu warisan emas yang ditinggalkan Andi adalah keberhasilan Kejari Batu dalam menyelamatkan keuangan negara senilai lebih dari Rp522 miliar melalui penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU).

“Prestasi ini bukanlah kerja saya sendiri, melainkan hasil loyalitas tim yang solid dan sinergi apik dengan Pemerintah Kota Batu. Saya pergi membawa kenangan indah, namun hati saya tetap tertinggal di sini,” tambahnya sembari memohon maaf atas segala kekurangan selama menjabat.

Sebagai nakhoda baru, Arya Wicaksana menegaskan kesiapannya untuk langsung tancap gas. Fokus utamanya adalah menjalankan Rencana Strategis (Renstra) Kejaksaan Tahun 2026 yang telah ditetapkan.

Terkait kelanjutan penyelamatan aset negara melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta program “Garda Desa” yang diinstruksikan Kejati Jatim, Arya menyatakan akan segera melakukan konsolidasi internal.

“Kami akan melakukan inventarisasi masalah, belanja masalah, dan menyusun skala prioritas. Sesuai pedoman Renstra 2026, kami akan memastikan setiap langkah hukum yang diambil memberikan dampak positif bagi pembangunan Kota Batu,” tegas Arya.

Wali Kota Batu, Nurochman, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr. Andi Sasongko. Ia mengenang Andi sebagai sosok yang sangat komunikatif dan solutif, terutama dalam membantu tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Prestasi pengembalian aset Rp522 miliar adalah bukti nyata sinergi yang luar biasa. Kami merasa kehilangan sosok yang sangat mendukung kebijakan pro-petani dan pembangunan kota,” ungkap Nurochman.

Menyambut Kajari Batu Arya Wicaksana, Wali Kota menaruh harapan besar agar sinergi ini terus diperkuat, terutama dalam hal inovasi hukum yang mampu mendorong pemerintahan yang bersih dan pembangunan Kota Batu.

“Selamat datang Bapak Arya Wicaksana. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Kami percaya, dengan rekam jejak dan inovasi yang Bapak miliki, kita bisa bersama-sama menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih demi pembangunan berkelanjutan di Kota Batu,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan foto bersama dan berbuka puasa sebagai simbolisasi sinergi dimulainya babak baru penegakan hukum dan pengawalan pembangunan di Kota Wisata Batu. (Fr)

Bagikan

Tinggalkan Balasan