Tebar Berkah Ramadan, Carol De dan YUA Berbagi Takjil Gratis di Bukit Bintang Kota Batu

Kolase kegiatan berbagi takjil dan berbuka puasa bersama Carol De dan YUA di Batu. (Foto: Fur/Kabarjagad)

Kabarjagad, Kota Batu – Suasana sore di kawasan Bukit Bintang, Jl. Sultan Agung, Kota Batu, mendadak riuh rendah pada Jum’at (6/3/2026). Di tengah hawa sejuk khas kota wisata, sebuah kendaraan ikonik “Tayo” nampak membelah jalanan, bukan sekadar membawa penumpang, melainkan membawa misi kemanusiaan dan kehangatan di bulan suci Ramadan.

Penyanyi berbakat asal Kota Batu, Carol De, turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Tidak sendirian, pelantun single terbaru “Belum Kau Katakan” ini menggandeng Ladon Entertainment dan Yayasan Ujung Aspal (YUA) dalam aksi sosial bertajuk berbagi keberkahan.

Ada pemandangan unik dalam aksi kali ini. Carol De yang biasanya memegang mikrofon di atas panggung, terlihat antusias menjajal kemudi kendaraan Tayo. Meski hanya tidak jauh, pengalaman ini menjadi kesan mendalam baginya.

“Seru banget! Tadi sempat nyetir Tayo juga beberapa meter. Senang sekali bisa berbagi langsung dengan teman-teman di Batu. Tadi kita keliling bagikan sekitar 400 paket takjil,” ujar Carol dengan rona bahagia.

Keajaiban seolah menaungi kegiatan ini. Mengingat Kota Batu terus diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir, sore itu langit justru bersahabat. “Ini keajaiban hari ini, tidak hujan. Padahal kemarin hujan terus-menerus tanpa henti. Semoga ini pertanda berkah bagi kita semua,” tambahnya.

Bagi Carol, yang baru saja meluncurkan New Singgle teranyarnya pada Februari lalu, kegiatan ini adalah bentuk rasa syukurnya. Ia berharap bisa terus melakukan hal bermanfaat bagi diri sendiri dan orang banyak.

Di sisi lain, Hendi, Ketua Yayasan Ujung Aspal sekaligus owner Ladon Entertainment, menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari napas organisasi yang dipimpinnya. Baginya, YUA harus tetap menjadi wadah yang merakyat dan peduli sosial.

“Motivasi kami sederhana, kami ingin selalu dekat dengan masyarakat karena kami tinggal di Batu. Ini adalah ajang silaturahmi yang harus tetap terjaga, terutama di bulan penuh berkah ini,” ungkap Hendi saat ditemui di sela-sela acara.

Hendi juga memberikan apresiasi khusus atas keterlibatan Carol De. “Kebetulan Carol De ini asli anak Kota Batu. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti tahun ini saja, tapi terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” harapnya.

Lebih lanjut, Hendi menjelaskan bahwa kegiatan YUA tidak hanya terbatas pada pembagian takjil. Yayasan ini aktif dalam berbagai aksi lingkungan seperti penanaman pohon hingga kunjungan rutin ke panti asuhan sebagai bentuk tanggung jawab sosial mereka terhadap lingkungan hidup dan sesama.

Setelah puas berkeliling menyapa warga, rombongan menutup rangkaian kegiatan dengan berbuka puasa bersama di Dapur Sultan Agung. Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti meja makan, tempat para penggerak sosial dan seniman ini melepas lelah sembari mensyukuri kelancaran acara.

Melalui kolaborasi antara seni dan aksi sosial ini, Kota Batu tidak hanya menawarkan keindahan alamnya, tetapi juga menunjukkan kekuatan komunitasnya yang saling bahu-membahu menyebarkan kebaikan di bulan Ramadan. (Fr)

Bagikan

Tinggalkan Balasan