Peluncuran Program Swab For Spiritual Heroes Di Unipdu Medika Jombang

Posted by: 738 Views

KJ Jombang – Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu) dan National Hospital Surabaya bekerja sama Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU menggalang donasi untuk program swab test gratis pesantren. Program ini dipersembahkan untuk para Kiai, Nyai dan segenap santri serta keluarga besar pesantren yang merupakan pahlawan spiritual bangsa Indonesia.

Ketua RMI PBNU, KH. Abdul Ghoffar Rozin dalam sambutannya mengatakan, bagi kalangan pesantren yang akan melakukan Rapid Test maupun swab sangat sulit. Mengingat harganya mahal. Karena itulah Satkor Covid-19 RMI PBNU berikhtiar untuk menggalang dukungan dari pihak ketiga agar pesantren memiliki akses test rapid atau swab yang terpercaya namun dengan biaya terjangkau, ujarnya Kamis (20/8/2020).

“Pihaknya telah mendapatkan bantuan dari National Hospital Surabaya berupa alat laboratorium Real Time Polymerase Chain Reaction (PCR) buatan Swiss. Alhamdulillah, kita dipertemukan oleh visi kemanusiaan yang sama. National Hospital Surabaya berkenan untuk mendonasikan alat lab Real Times PCR Merk ROCHE LC 96 made in Swiss kepada RMI PBNU, katanya.

“RMI PBNU memberikan kuasa pakai kepada RS UNIPDU Medika Jombang agar alat ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk keluarga besar pesantren. Donasi alat ini juga didukung dengan Kerjasama Operasional (KSO) alat lab rapid tes metode serologi antibodi Merk ROCHE E411.

“Program ini dikhususkan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa dari komunitas pesantren agar dapat mengakses swab test Covid-19 dengan biaya yang sangat terjangkau bahkan gratis untuk jumlah tertentu. Saya berharap swab test dapat dilakukan dilingkungan pesantren secara massif sehingga dapat memutus laju penyebaran virus Covid-19 di kalangan pesantren, tutur Gus Rozin.

Sementara itu, CEO National Hospital Surabaya, Prof. Hananiel Prakasa Widjaya mengakui kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Hal tersebut tidak terlepas dari kurang meratanya tes per individu bagi masyarakat. Oleh karenanya, sebagai upaya mendukung pengendalian Covid-19 melalui kampanye 3T (Testing, Tracing dan Treatment), National Hospital Surabaya menyambut baik program RMI PBNU yang menggalang donasi swab test di pesantren.

“Selain mendonasikan perlengkapan RT-PCR dan pelatihan operasional, National Hospital Surabaya juga mendukung upaya persiapan belajar di pesantren. Dukungan tersebut sebagai upaya pesantren-pesantren menghadapi New Normal agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman dan aman dari Covid-19, sehingga pesantren-pesantren yang dikelola oleh Nahdlatul Ulama siap menerima kembali para santri untuk belajar tatap muka langsung di pesantren mereka, ujarnya.

Ditempat yang sama, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengapresiasi peluncuran program Swab For Spiritual Heroes. Saya mengapresiasi atas bantuan PCR yang saat ini memang dibutuhkan dalam penanganan Covid-19. Kami menyambut baik dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada National Hospital dan pengurus RMI-NU (Rabuthah Ma’ahud Al-islamiyah Nahdlatul Ulama) atas bantuan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang khususnya pondok pesantren.

“Saya juga merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada Rumah Sakit Unipdu Medika ini. Dengan adanya bantuan tersebut dapat mempercepat pemeriksaan hingga akhirnya bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang,” tutup Bupati Jombang.

Hadir juga dalam acara secara virtual tersebut sekaligus meresmikan penyerahan adalah Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj. Sementara hadir di lokasi acara adalah Perwakilan Rumah Sakit UNIPDU Jombang sekaligus Ketua ARSINU KH. Dr. Zulfikar As’ad Amar bersama Ditjen P2P Kemenkes dr H. Muhammad Budi Hidayat, M. Kes.

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below