Foto: Bupati Mundjidah memberikan sosialisasi di Pendopo Pemkab Jombang.
Kabarjagad.id, Jombang – Sebanyak 638 Huffadz di Kota Santri menerima Insentif sebesar 3 juta rupiah perorang tahun anggaran 2023 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Jombang pada Jum’at (26/5).
Pemberian insentif oleh Bupati Jombang sebagai bentuk apresiasi Pemkab kepada para penghafal Alquran. Hal ini berdasarkan data yang ada di Bagian Kesra Setdakab Jombang, jelas Mundjidah saat membuka sosialisasi insentif di Pendopo, Kamis (25/5).
Bupati berharap akan semakin banyak dan terus bertambah para huffadz di Kabupaten Jombang tiap tahunnya. Pencairan bisyaroh para huffadz dilakukan dua tahap, ujarnya.
Dikatakan Bupati bahwa, apa yang dilakukan oleh para Huffadz ini ikhlas karena ibadah. Hanya mengharap Ridho Alloh SWT. ”Saya yakin, para huffadz tidak ada yang mengharapkan insentif atau bisyaroh, tapi kami Pemkab Jombang berupaya memberikan apresiasi sebagai ungkapan terimakasih, dengan memberikan insentif yang tidak seberapa ini,” tuturnya.
Huffadz yang mendapatkan insentif setiap tahun diharapkan bisa menyalurkan ilmu yang dimiliki kepada guru-guru TPQ yang ada di desa-desa, agar guru TPQ lebih mumpuni secara keilmuan, untuk mencetak generasi Qur’ani di masa depan.
Bupati yang hampir memasuki masa akhir jabatan pada September 2023 ini berharap, jika program insentif kepada para huffadz tetap berjalan, bahkan bisa meningkat setiap tahunnya. ”Saya titip pesan kepada Pak Sekda agar program ini terus berjalan, sebagai bentuk ungkapan terimakasih dan apresiasi,” tandas Mundjidah.
Sementara Jumadi Kabag Kesra Setdakab Jombang menjelaskan bahwa, sosialisasi bersama huffadz dilakukan setahun sekali. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Khotmil Qur’an. “Kemarin, hafidzah yang hadir mengkhatamkan 7 kali, sedangkan hafidz mengkhatamkan 5 kali”, imbuhnya.
Kalau digandeng menjadi 75 kali, spesial untuk milad Bupati Jombang yang ke-75, mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan dan keberkahan umur, pungkas Kabag Kesra Jumadi.(Zen).












