Jatim  

Pemkab Nganjuk Berikan Bantuan Siswa Miskin Kepada 354 Pelajar Kota Bayu

Foto:  Pemberikan BSM kepada siswa kurang mampu di Kabupaten Nganjuk.

Kabarjagad.id, Nganjuk – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi berkomitmen mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas di Kota Bayu salah satunya adalah akses pendidikan harus merata, dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Nganjuk.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Nganjuk memberikan BSM (Bantuan Siswa Miskin) kepada 140 siswa dari Madrasah Aliyah (MA) se Kabupaten Nganjuk yang dipusatkan di Aula MAN 2 Nganjuk, Selasa (30/5/2023).

Kegiatan tersebut di hadiri, Sekretaris Dinas Sosial PPPA, Kepala Sekolah MAN 2 Nganjuk serta perwakilan Bank Jatim Cabang Nganjuk sebagai mitra Dinas Sosial PPPA Nganjuk dalam penyaluran uang tunai BSM.

BSM bagi pelajar di Kota Bayu, diberikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi kepada siswa kurang mampu di Kabupaten Nganjuk. Total ada 354 BSM yang akan diberikan kepada siswa tingkat SMA, MA dan SMK di Kota Bayu.

“Ini adalah wujud komitmen Pemkab Nganjuk dan bapak Bupati dalam mewujudkan SDM berkualitas di Nganjuk. Pesan beliau, di Kabupaten Nganjuk tidak boleh ada anak yang tidak sekolah. Apalagi karena terkendala biaya. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi adik-adik semua,” tutur Nafhan.

Ia mengharapkan Melalui pemberian bantuan BSM ini dapat meringankan siswa guna kelanjutan pendidikan yang ditempuh dan dapat dibelanjakan guna keperluan sekolah siswa.
“Bisa dipakai buat keperluan madrasah (sekolah) jangan dipakai buat yang lainnya,” kata Nafhan Tohawi kepada para siswa penerima BSM di MAN 2 Nganjuk.

Nafhan Tohawi menyampaikan dari bantuan BSM ini masing-masing siswa menerima bantuan uang tunai senilai 750.000 rupiah untuk satu tahun. “Alhamdulillah total yang kami (Pemkab Nganjuk) berikan untuk siswa-siswi di Kabupaten Nganjuk ada 354 penerima BSM. Dengan rincian, Siswa dari SMK 142 orang, siswa SMA 72 orang dan MA 140 orang. Semua bersumber dari APBD kita tahun 2023,” ucap Nafhan Tohawi. (jun)  

Bagikan

Tinggalkan Balasan