Penjelasan Bupati Kediri Soal Fenomena Kawah Kelud

Kabarjagad, Kediri – Wisata Gunung Kelud tetap buka untuk umum di tengah berubahnya warna kawah dan potensi gas beracun. Namun wisatawan harus mematuhi sejumlah syarat.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terkait adanya kabar kawah Gunung Kelud yang berubah warna dan kemungkinan terdapat gas berbahaya.

Bahkan menurut Mas Dhito kejadian itu merupakan suatu hal yang wajar dan normal. Dan Mas Dhito meminta BPBD Kabupaten Kediri untuk melakukan pemantauan secara berkala di lokasi kawah Gunung Kelud.

“Kondisi di twitter itu tanggal 30 ya ini saya barusan cek kepala BPBD melaporkan itu hanya bagian dr fenomena jika di bagian kawah terjadi hujan deras maka akan ada uap. Kondisi Gunung Kelud per hari ini masih aman dan normal tapi ini saya minta untuk dipantau secara berkala”, tutur Mas Dhito, Jumat (1/4/2022).

“Saya minta wisatawan dan warga sekitar jangan panik, tetap patuhi protokol kesehatan dan patuhi aturan. Patuhi imbauan dan larangan dari petugas saat berkunjung ke Wisata Kawah Kelud”, kata Mas Dhito.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Adi Suwignyo, karena tidak ada rekomendasi dari BPBD Kabupaten Kediri dan PVMBG soal penutupan lokasi, maka pihaknya tidak melakukan adanya penutupan dan pelarangan.

“Karena BPBD dan PVMBG berpendapat bahwa kejadian pada Kawah Gunung merupakan hal wajar, maka wisata Kelud tidak ditutup. Namun demikian wisatawan tetap mematuhi protokol kesehatan dan ada petugas Disbupar yang bersiaga di lokasi kawah, demi menjaga dan mengingatkan wisatawan mematuhi aturan”, tutur Adi Suwignyo.(hms/mar)
 
 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below