Usai Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-75, Bupati Jombang Berikan Tali Asih Secara Simbolis Pada 259 Veteran

KJ, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur melaksanakan upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 tahun 2020 dari Istana Merdeka Jakarta dengan Inspektur Upacara Presiden RI Joko Widodo secara virtual, Senin (17/8/2020) pagi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Wakil Bupati, Forkopimda, Ketua DPRD dan para wakil Ketua beserta istri, juga anggota DPR RI Ema Umiyatul Chusna, para pejabat dilingkup Pemkab Jombang, para veteran pejuang kemerdekaan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta organisasi wanita dan para petugas Paskibraka yang dilaksanakan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Jombang.

Upacara dilaksanakan sederhana ditengah Pandemi Covid-19 ini dengan undangan terbatas yang dilaksanakan secara virtual dengan tidak mengurangii kekhidmatan dan semarak agenda HUT Ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI di Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya mengatakan, Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar veteran dan pejuang perintis serta pembela kemerdekaan di Kabupaten Jombang, semoga semangat perjuangan dan pengabdian yang telah beliau tunjukkan mendapatkan Ridho dari Allah Subhanahu Wata’ala, dan menjadi teladan bagi kita semua dalam meneruskan cita-cita luhur dan mulia.

“Karena pandemi covid-19 ini, membuat kita menggelar agenda peringatan HUT RI ke-75 tahun 2020 dengan cara yang tidak seperti biasanya. Pemerintah mengumumkan upacara Peringatan HUT RI Ke-75 dilakukan secara terbatas dan digelar secara daring. Hal ini mengingat situasi pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia, sehingga acara yang bersifat fisik harus dibatasi.

“Meskipun semua acara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ini diselenggarakan secara sederhana, kami berharap tetap bisa dirasakan kehikmatannya, kemeriahannya dan pesan-pesan tentang patriotisme dari pendahulu-pendahulu kita yang telah berjuang menegakkan kemerdekaan.

“Sejak kemarin, Pemerintah Kabupaten Jombang telah melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari Tasyakuran Doa Lintas Agama yang dipimpin langsung oleh para pemuka agama. Malamnya dilanjutkan dengan renungan suci di Taman Makam Pahlawan. Dan pagi tadi kita sudah melaksanakan Upacara Bendera dengan peserta terbatas di lapangan Pemkab Jombang yang dilanjutkan dengan ziarah tabur Bungan ke Taman Makam Pahlawan Pulo Sampurno, ke makam pahlawan Nasional KH. Wahab Hasbulloh, lanjut ke kompleks makam Tebuireng yakni KH. Hasyim Asyari , KH. Wahid Hasyim, KH. Abdurahman Wahid dan keluarga.

“Sebagai ungkapan terimakasih, Pemerintah Kabupaten Jombang akan memberikan tali asih kepada veteran, meskipun nilai yang diberikan tidak sepadan dengan apa yang telah bapak dan ibu perjuangkan dan korbankan kepada bangsa dan negara. Ini sebagai bentuk kecintaan kami selaku generasi muda kepada para pejuang yang telah mempertaruhkan segala-galanya sehingga bangsa kita berhasil memproklamasikan Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.

“Saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Jombang, mari kita bangun dan bangkitkan kesadaran spirit nasionalisme serta cinta kita pada daerah ini. Terus jaga dan jalin kerjasama, kita bangun rasa persaudaraan dan kerukunan yang mengutamakan kepentingan masyarakat luas diatas kepentingan pribadi dan golongan. Saling menghormati dan menghargai keanekaragaman, dalam kerangka semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang menjadi modal untuk pembangunan serta tetap menjaga tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selamat memperingati Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita berdoa agar Kabupaten Jombang menjadi Kabupaten yang makmur, baldatun thoyyibatun warobbun ghofur, Amin.” tutup Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.

Usai Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75, Bupati Jombang menyerahkan tali asih secara simbolis kepada 10 veteran yang masing-masing mendapatkan Rp 600.000.- dengan total anggaran sebesar Rp 155.400.000.- (seratus lima puluh lima juta empat ratus ribu rupiah) kepada 259 veteran, sekaligus launching Gebrak Masker kepada perwakilan organsisasi PKK, Fatayat, PC NU, IKAPTK, dan KNPI untuk diteruskan sosialisasi penggunaan masker secara massif kepada masyarakat.

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below