Kadindik Jatim Aries Agung Paewai bersama Kabiro ADPIM Pulung Chausar saat mengikuti lomba memasak antar Kepala OPD Pemprov Jatim. (Ist)
Kabarjagad, Surabaya – Aroma sedap bakaran ikan bandeng memenuhi area kompetisi saat para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jawa Timur beralih peran sejenak menjadi koki andal. Di tengah suasana hangat bulan suci Ramadan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang berduet dengan Kepala Biro ADPIM Setda Provinsi Jatim, Pulung Chausar, berhasil mencuri perhatian juri dan penonton dalam ajang Lomba Memasak Bandeng Nusantara Antar Kepala Perangkat Daerah dan BUMD Jawa Timur di penghujung bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Surabaya (18/3/2026).
Tak tanggung-tanggung, kolaborasi apik keduanya membuahkan hasil yang prestisius. Menghidangkan Bandeng Bakar Parape khas Makassar dengan Sambal Dabu-Dabu, duet ini sukses menyapu bersih empat kategori penghargaan sekaligus, Yakni: Juara Umum, Juara 1 Plating (Penampilan), Juara 1 Kreativitas Pengolahan, dan Juara 1 Cita Rasa.
Sentuhan Nusantara yang Memikat Lidah
Pemilihan menu Bandeng Bakar Parape bukanlah tanpa alasan. Hidangan ini merepresentasikan kekayaan kuliner nusantara yang memadukan teknik membakar ikan yang presisi dengan siraman bumbu karamel bawang yang gurih-manis. Kesegaran sambal dabu-dabu yang menyertainya memberikan dimensi rasa yang kompleks, namun tetap seimbang.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang turut hadir dan menyaksikan langsung jalannya lomba, memberikan apresiasi atas antusiasme para kepala OPD. Bagi Aries dan Pulung, kemenangan ini merupakan hasil dari ketelitian dalam setiap tahap, mulai dari pengolahan bahan baku, menjaga konsistensi rasa, hingga seni menata hidangan (plating) yang estetis.
Filosofi Kepemimpinan dalam Sajian
Dibalik keriuhan kompetisi, Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai mengungkapkan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah memperkuat tali silaturahmi dan nilai-nilai kolaborasi.
“Lebih dari sekadar kompetisi memasak, momen ini mencerminkan bagaimana sebuah sinergi dan komunikasi yang baik dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Semangat ini pula yang ingin kita tularkan kepada seluruh insan pendidikan di Jawa Timur,” ujar Kadindik Aries.
Capaian ini menjadi simbol kepemimpinan yang humanis. Kreativitas dan ketekunan yang ditunjukkan di atas meja masak diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para pendidik dan peserta didik untuk terus berinovasi tanpa batas. Bahwa untuk mencapai sebuah kualitas “Juara Umum”, dibutuhkan perpaduan antara strategi yang matang (Kreativitas), eksekusi yang indah (Plating), dan hasil yang bermanfaat (Cita Rasa).
Menuju Masa Depan Pendidikan yang Lebih Berwarna
Melalui kegiatan yang inklusif dan penuh empati ini, pesan yang ingin disampaikan adalah pentingnya membangun lingkungan yang suportif. Dengan semangat kebersamaan yang terjalin antar instansi, Jawa Timur optimis dapat terus mencetak generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, adaptif, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.
Kemenangan dalam lomba memasak bandeng ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan totalitas dalam bidang apapun akan selalu membuahkan hasil yang membanggakan bagi Bumi Majapahit. (Bud)












