Anggota TNI Dan PNS Terima BLT, Kok Bisa?

KJ, Surabaya – Salah satu pengurus RW06 Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan mengakui jika ada warganya yang merupakan anggota TNI aktif menerima bantuan langsung (BLT) dari pemerintah, saat masa Pandemi Covid-19.

“Benar mas, yang TNI di warga RT11 dan yang PNS di RT03. Oleh karena itu sejumlah Ketua RT di wilayah RW06 Kelurahan Pakis pada protes, kenapa anggota TNI malah mendapat bantuan langsung dari pemerintah.”ujar Wignyo, Wakil Ketua RW06 kepada media ini via telpon, Senin (11/05/20).

Ia menjelaskan, banyak para ketua RT diwilayahnya yang memprotes atas ketidak cocokkan data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di level Kelurahan, sehingga saat pencairan BLT malah salah sasaran.

Seharusnya, terang Wignyo, pihak Kelurahan berkoordinasi dahulu dengan RW-RW sebelum data penerima MBR dipasang di kantor Kelurahan, agar data MBR bisa terintegrasi dari bawah yaitu, tingkat RT.

“Jadi penerima BLT sesuai dengan data MBR, bukan malah orang yang mampu dapat bantuan.”tegasnya.

Untuk itu, kata Wignyo, pihak RW06 Kelurahan Pakis- Kecamatan Sawahan untuk sementara menghentikan bantuan, sampai ada revisi data warga yang berhak terima BLT.

Masalahnya, tambah Wignyo, nama penerima BLT yang kini terpampang di kantor Kelurahan tidak mau direvisi, padahal ada warga yang benar-benar berhak untuk menerima BLT, ini kesulita dari pengurus RW untuk merevisi data penerima BLT.

“Kita minta pihak Kelurahan kembali mencocokkan data penerima BLT, koordinasi dengan pihak RW agar bantuan tepat sasaran.”ungkapnya.(Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below