JAPAS Dukung Cawali Surabaya Yang Pro Enterpreneur

Posted by: Reply 163 Views

KJ, Surabaya – Jaringan Pemuda Surabaya (JAPAS) mendukung penuh kepada setiap Calon Walikota Surabaya kedepan, yang lebih pro kepada kemandirian usaha di kalangan pemuda atau enterpreneurship.

Pasalnya, pembangunan Kota Surabaya saat ini diniliai lebih menekankan kepada pembangunan fisik kota saja, tanpa mengedepankan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Ketua JAPAS, M. Sholeh mengatakan, Cawali kedepan harus memiliki visi dan misi yang bisa mendevelop segmen muda, agar para pemuda Surabaya bisa mandiri secara ekonomi atau bisa melahirkan enterpreneur-enterpreneur muda di Surabaya.

“Jika ada Cawali Surabaya yang memikiki visi misi seperti yang saya katakan tadi, kami dukung penuh dalam Pilwali Surabaya tahun depan.”ujarnya kepada wartawan usai menghadiri Diskusi Publik Cawali Surabaya, di Pujasera Taman Teman Jalan Mayjend Sungkono, Sabtu (30/11/19).

Ia menjelaskan, jika pemuda Surabaya bisa mandiri secara ekonomi dengan menjadi pengusaha sukses, maka penguasaan ekonomi tidak lagi dikuasai oleh orang luar Surabaya, melainkan dikuasasi oleh asli arek-arek muda Surabaya sendiri.

Dirinya mencontohkan, banyak Cawali muda saat ini yang siap maju dalam Pilwali Surabaya tahun 2020 seperti, M.Sholeh, ada juga Samuel Teguh Santoso atau Cak Sam dari Perindo, serta tokoh muda Taufik Monyong. 

Dimana mereka-mereka ini merupakan tokoh yang konsen terhadap anak-anak muda milenial, untuk menciptakan lapangan kerja sendiri atau menjadi tuan rumah di kota nya sendiri.

M.Sholeh kembali mengatakan, JAPAS ingin Cawali yang visi misi nya mengedepankan kemandirian ekonomi anak lokal, bukan berarti anti globalisasi namun globalisasi dengan akar rumput yang kuat maka anak-anak negeri tidak akan tergeser oleh globalisasi.

“Karena anak-anak muda nya sudah establish, jadi ga galau dengan ekonominya.” tegasnya.

Saat ini, kata Sholeh, pembangunan hanya dititik beratkan pada keindahan taman, gedung bertingkat, pusat perbelanjaan, dimana harus menggusur pedagang kaki lima, sentra ekonomi rakyat digusur, warung-warung kecil digusur, ini yang kita tidak harapkan.

“Oleh karena itu, Cawali kedepan harus bisa melahirkan enterpreneur muda demi kemandirian dan kemajuan Kota Surabaya yang dikuasasi asli orang Surabaya sendiri.” ungkapnya. (Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below